- UBSP Watar Letar Rayakan HUT Perak ke-25, Usung Semangat Solidaritas Ekonomi menuju Transformasi Sosial
- Pemkab Lembata Kembali Raih Opini WTP Untuk Keenam Kalinya
- PT.ASDP siapkan layanan Long Distance Ferry langsung ke Lembata
- Pustu Lewoleba Timur Resmi Beroperasi, Ibu Hamil Hingga Balita Dapat Layanan Dekat Rumah
- Muscab Perdana PAN Lembata Cetak Sejarah, Ketua DPD Kanis Tuaq: Saatnya Matahari Bersinar
- Pemkab Lembata Gandeng Taspen Perkuat Perlindungan dan Kesejahteraan PPPK
- Bupati Lembata Kunjungi Balai Penyuluhan Pertanian Nubatukan, Dorong Hilirisasi Pertanian, Perikanan dan Kemandirian Petani
- Dinkes Lembata Gelar Bimtek CPPOB - IRTP Bagi Pelaku Usaha
- Ake Bekel, Ake Kurang Onem, Permohonan Maaf Bupati Kanis untuk Warga Laranwutun
- Taman Duang Wangatoa Siap Ditata Kembali, Bupati Lembata Dorong Kolaborasi Pemuda dan Pemerintah
Mahasiswa STIPAS KAK Gelar Live In di Lembata, Bupati Diundang Buka Kegiatan

LEWOLEBA, MDTV-NEWS.Com - Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, S.P., didampingi Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah, Quintus Irenius Suciadi, S.H., M.Si., menerima audiensi Yayasan Swasti Sari Keuskupan Agung Kupang melalui STIPAS Keuskupan Agung Kupang terkait pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa Live In di Kabupaten Lembata.
Kegiatan Live In tersebut dijadwalkan berlangsung pada 15 hingga 23 April 2026, bertempat di Desa Hadakewa, Paroki St. Laurensius Hadakewa. Program ini melibatkan mahasiswa sebagai bentuk keterlibatan langsung dalam kehidupan umat dan masyarakat, sekaligus menjadi sarana pembelajaran pastoral dan sosial.
Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan mendorong pemberdayaan komunitas lokal serta memperkuat kehadiran mahasiswa sebagai agen perubahan di tengah masyarakat. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, panitia turut menggelar Temu Alumni sebagai wadah refleksi, berbagi pengalaman, serta penguatan peran alumni sebagai mitra pastoral.
Baca Lainnya :
- Skor Pengadaan Lembata Cukup, Indek Profesionalisme ASN Masih Rendah0
- Warga Pasar Hadakewa Bersyukur: Bupati Lembata Hadir, Keluhan Kesehatan dan Ekonomi Didengar Langsung0
- Warga Lamaau Kesulitan Air Bersih, Pemda Lembata dan PT Cendana Indopearls Distribusi 15.000 Liter Air0
- Forum Warga Cinta Ina Kar ancam Duduki Kantor Desa Atakore,Kades Harus Transparan0
- Skema Baru Selamatkan Petani Lembata: Jagung Tongkol Dibeli, Harga Dijamin, Pembayaran Tunai0
Untuk mendukung kelancaran kegiatan, STIPAS Keuskupan Agung Kupang secara resmi mengundang Bupati Lembata untuk hadir sekaligus membuka kegiatan Temu Alumni yang akan dilaksanakan pada Sabtu, 18 April 2026 pukul 09.00 WITA di Desa Hadakewa.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Lembata menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung penuh kegiatan pengabdian mahasiswa. Ia menekankan pentingnya perubahan pola pikir generasi muda agar lebih adaptif, mampu bersosialisasi, serta mengintegrasikan nilai doa dan kerja dalam kehidupan sehari-hari.
Bupati juga memaparkan sejumlah program prioritas daerah yang tertuang dalam RPJMD, khususnya di sektor perikanan, pertanian, dan peternakan. Ia menegaskan perlunya perubahan cara pandang dalam mengelola potensi daerah, termasuk dalam praktik beternak dan bertani yang lebih produktif dan berkelanjutan.
“Lembata memiliki banyak potensi yang perlu dikelola dengan baik. Kita harus mengutamakan ketenangan dalam membangun, bukan sekadar mengejar kesenangan. Pemerintah berjalan di atas kekuatan rakyat, karena suara rakyat adalah suara Tuhan,” ujar Bupati.
Sementara itu, Ketua STIPAS Keuskupan Agung Kupang, RD. Florens Maxi Un Bria, menyampaikan harapan agar kehadiran Bupati dapat menjadi bentuk dukungan nyata pemerintah daerah terhadap kegiatan pengabdian mahasiswa serta memperkuat sinergi antara gereja dan pemerintah dalam pembangunan masyarakat.
Ia juga menambahkan bahwa masyarakat Lembata patut bersyukur memiliki pemimpin daerah yang memahami sektor pertanian sebagai salah satu potensi utama daerah.
Pada akhir audiensi, RD. Florens Maxi Un Bria menyerahkan dua buah buku kepada Bupati Lembata, yakni Diplomasi Damai dan Gereja Selaras Zaman sebagai bentuk apresiasi dan penguatan literasi.
Kegiatan ini diharapkan mampu mempererat hubungan antara mahasiswa, alumni, dan masyarakat, serta memberikan kontribusi positif bagi pengembangan sosial dan pastoral di Kabupaten Lembata. (ProkompimPemKabLembata)
















