SLB Negeri Lewoleba Catat Sejarah, Gelar Ujian Sekolah Berbasis Android dan Laptop

By MDTV News 07 Mei 2026, 07:58:47 WIB,   Dibaca: 37 Kali Daerah
SLB Negeri Lewoleba Catat Sejarah, Gelar Ujian Sekolah Berbasis Android dan Laptop

LEMBATA,MDTV-NEWS.Com – SLB Negeri Lewoleba mencatat langkah bersejarah dalam dunia pendidikan inklusif di Kabupaten Lembata. Untuk pertama kalinya, sekolah ini menyelenggarakan Ujian Sekolah (US) berbasis digital menggunakan perangkat Android dan laptop melalui aplikasi Google Forms, yang diikuti oleh seluruh jenjang pendidikan, mulai dari SDLB, SMPLB hingga SMALB.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala SLB Negeri Lewoleba, Paulus Geradus Hurint, S.T., Gr, mengatakan bahwa inovasi ini menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan fisik maupun intelektual bukanlah penghalang bagi peserta didik berkebutuhan khusus untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital.

“Ini adalah langkah berani sekaligus momentum penting untuk menunjukkan bahwa anak-anak istimewa mampu berkembang dan bersaing jika diberi kesempatan yang sama,” ujarnya.

Baca Lainnya :

Pelaksanaan ujian ini juga mendapat perhatian dari Koordinator Pengawas Dikmen dan Diksus Kabupaten Lembata, Yohanes Mamun, S.Pd., M.Pd, yang secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa ujian sekolah bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan bukti dedikasi dalam mencerdaskan anak bangsa tanpa terkecuali.

Ia juga menekankan pentingnya integritas dan akuntabilitas dalam penggunaan teknologi pendidikan, serta mengajak semua pihak untuk memandang ujian sebagai ajang perayaan kompetensi siswa, bukan sebagai beban.

Selama pelaksanaan ujian, para siswa terlihat antusias dan fokus menggunakan smartphone maupun laptop untuk mengerjakan soal. Aplikasi Google Forms dipilih karena dinilai ramah pengguna dan efektif sebagai media pembelajaran digital.

Meski demikian, pihak sekolah mengakui masih adanya tantangan, terutama terkait ketersediaan sarana dan prasarana pendukung. Dukungan dari pemerintah, masyarakat, dan para pemangku kepentingan sangat diharapkan agar inovasi ini dapat terus berkembang.

Adapun jumlah peserta Ujian Sekolah tahun ini sebanyak 15 siswa, dengan rincian:

SMALB: 2 siswa

SMPLB: 7 siswa

SDLB: 6 siswa

Dari jumlah tersebut, 9 siswa menggunakan laptop, 2 siswa menggunakan Android, dan 4 siswa masih menggunakan kertas pensil sebagai bentuk penyesuaian kebutuhan.

Pelaksanaan ujian berlangsung pada:

SMALB: April 2026

SMPLB & SDLB: 6–9 Mei 2026

Keberhasilan ini menjadi harapan baru bagi masa depan pendidikan inklusif di Lembata. Pihak sekolah berharap langkah awal ini dapat menjadi pemantik perhatian dan dukungan lebih luas.

“Dengan fasilitas yang memadai, anak-anak ini bisa mandiri dan menatap masa depan dengan lebih percaya diri,” tutup Paulus penuh harap.MDTV*




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Kanan - Iklan SidebarKanan ucapanKanan Ucapan HPN David VigisKanan ucapan HPN ketua PKNKanan HPN KesbangKanan HPN Bapenda

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.