LEMBATA,MDTV-NEWS.com — Upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-26 Kabupaten Lembata berlangsung khidmat di halaman Kantor Bupati. Dalam suasana penuh semangat kebersamaan, Bupati Lembata P. Kanisius Tuaq, SP, menyampaikan sambutan yang sarat makna dan arah pembangunan daerah lima tahun ke depan.
Melalui tema besar “Bersatu dan Bersinergi Membangun Lembata Maju, Lestari, dan Berdaya Saing”, Bupati mengajak seluruh rakyat Lembata untuk memperkokoh solidaritas dan gotong royong. Ia menegaskan bahwa masa lalu adalah fondasi yang bernilai untuk membangun masa depan yang
Nelayan, Tani, Ternak NTT: Tiga Pilar Kemandirian Ekonomi
Dalam arah pembangunan 2025–2029, Pemerintah Kabupaten Lembata menetapkan program unggulan Nelayan–Tani–Ternak (NTT) sebagai penggerak utama ekonomi daerah.
Program ini menegaskan bahwa kesejahteraan masyarakat harus tumbuh dari potensi alam dan kerja keras rakyat sendiri — dari laut, ladang, hingga kandang.
“Potensi yang kita miliki harus dikelola secara optimal agar benar-benar berkontribusi bagi kesejahteraan masyarakat,” tegas Bupati.
“Rakyat Lomblen harus bersatu, karena rakyat Lomblen adalah satu... Terputuslah orang yang menyebabkan perpecahan bagi persatuan yang sudah kita sepakati bersama.”
— Petrus Gute Betekeneng
“Kita harus hormat-menghormati, kasih-mengasihi, hidup bersaudara dalam damai. Kita tidak mewariskan perpecahan, melainkan persatuan bagi anak cucu kita.”
— Mas Abdulsalam Sarabiti
Pesan ini menjadi dasar spiritual bagi visi pembangunan Lembata Maju, Lestari, dan Berdaya Saing, yang menempatkan rakyat sebagai pusat dari setiap kebijakan pemerintah daerah.
Program “Nelayan, Tani, Ternak NTT” bukan hanya agenda ekonomi, tetapi juga gerakan sosial dan moral untuk membangun Lembata dari akar budaya dan potensi rakyatnya.
Dari laut hingga ladang, dari kandang hingga pasar — semangat kerja kolektif, persatuan, dan kepercayaan diri menjadi energi utama menuju masa depan yang lebih sejahtera.
“Dirgahayu Kabupaten Lembata ke-26. Bersatu, Berdaya, dan Maju untuk Lembata tercinta!”