- Bupati Lembata Sebut Pekerjaan Bank Sampah Sangat Mulia dan Bermakna
- Potong Tumpeng HUT ke-25 UBSP Watar Letar, Stanislaus Tawe Terharu Kenang Jasa Para Pendiri
- Semarak HUT ke-25 UBSP Watar Letar, Misa Syukur Jadi Puncak Perayaan di Panama
- Pejabat Desa Panama Beri Teladan Lewat Eksebisi Kote pada HUT ke-25 UBSP Watar Letar
- Seminggu Meriahkan HUT Ke-25, UBSP Watar Letar Rayakan Puncak Acara Dengan Misa Syukur
- Bupati Kanisius Tuaq Hadiri Pemberkatan Gereja St. Agustinus Lewokukung, Tegaskan Sinergi Gereja dan Pemerintah
- Bupati Lembata Hadiri Kegiatan KPM Siga Naran Ina, Dorong Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Kepala Keluarga
- Dari Lahan Tidur ke Sumber Pendapatan, Investasi Jambu Mete Siap Dikembangkan di Lembata
- BPS Data Langsung Bupati Lembata Dalam Pendataan Sensus Ekonomi 2026
- 10 Qori dan Qoriah Mewakili Lembata di MTQ Provinsi NTT, Wabup Nasir Tekankan Sportivitas dan Nama Baik Daerah
Bupati Lembata Sebut Pekerjaan Bank Sampah Sangat Mulia dan Bermakna
Ia menekankan bahwa di balik kesan \'kotor\' saat bekerja, tersimpan hasil yang sangat bersih dan indah, baik secara fisik maupun batin.

LEWOLEBA, MDTV-NEWS.com – Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, menyampaikan apresiasi yang mendalam dan pujian setinggi-tingginya kepada seluruh pengurus serta anggota Bank Sampah Cahaya Agate Waikomo.
Hal ini disampaikannya saat menghadiri Misa Syukur dan Pemberkatan alat kerja yang berlangsung di Sekretariat Bank Sampah Waikomo, Kelurahan Lewoleba Barat, Jumat (19/6/2026).
Dalam sapaannya, Bupati Kanis Tuaq mengungkapkan keinginannya untuk memiliki semangat kerja yang sama seperti para petugas kebersihan.
Baca Lainnya :
- Potong Tumpeng HUT ke-25 UBSP Watar Letar, Stanislaus Tawe Terharu Kenang Jasa Para Pendiri0
- Semarak HUT ke-25 UBSP Watar Letar, Misa Syukur Jadi Puncak Perayaan di Panama0
- Pejabat Desa Panama Beri Teladan Lewat Eksebisi Kote pada HUT ke-25 UBSP Watar Letar0
- Seminggu Meriahkan HUT Ke-25, UBSP Watar Letar Rayakan Puncak Acara Dengan Misa Syukur0
- Bupati Kanisius Tuaq Hadiri Pemberkatan Gereja St. Agustinus Lewokukung, Tegaskan Sinergi Gereja dan Pemerintah0

"Saya pingin menjadi orang kotor, pingin bekerja seperti bank sampah ini, karena dari yang kotor menghasilkan kota yang bersih, hati yang bersih," ujar Bupati Kanis Tuaq.
Menurut Bupati, pekerjaan mengelola sampah bukanlah pekerjaan rendahan, melainkan tugas yang sangat mulia karena mampu mengubah kondisi lingkungan menjadi lebih sehat dan nyaman bagi masyarakat.
Ia menekankan bahwa di balik kesan 'kotor' saat bekerja, tersimpan hasil yang sangat bersih dan indah, baik secara fisik maupun batin.
"Harus riang gembira, senyum. Orang bank sampah harus mengambil format ini menjadi pekerja-pekerja yang luar biasa," tegasnya.
Perayaan Ekaristi pada kesempatan tersebut dipimpin langsung oleh Pastor Rumah Soferdy Waikomo, Pater Frans So. Dalam homilinya, Pater Frans So menekankan bahwa pekerjaan membersihkan lingkungan adalah bentuk nyata dari pelayanan dan pengabdian seperti yang dicontohkan Yesus Kristus.
"Suatu hal yang luar biasa, kelompok sukarelawan ini mau melayani seperti Kristus melayani, menyelamatkan lingkungan hidup dan lingkungan masyarakat," kata Pater Frans So.
Saat ini, Bank Sampah Cahaya Agate Waikomo telah memiliki 52 anggota yang beroperasi mulai pukul 03.00 dini hari.
Dengan mengandalkan 8 unit bentor, mereka bekerja keras menyusuri gang-gang sempit di tujuh kelurahan kota Lewoleba untuk mengumpulkan sampah plastik dan barang rongsokan.
Sejak diresmikan operasionalnya oleh Bupati pada Agustus 2025, lembaga ini telah melebarkan sayapnya ke tiga kecamatan, dengan target ekspansi hingga ke seluruh kecamatan di Kabupaten Lembata.
Merespons permohonan dukungan anggaran, penguatan armada dan skema kerjasama yang melibatkan OMK di tiap lingkungan, yang disampaikan Pembina yang juga Anggotá DPRD, David Blasius Huglole Koban atau Capten Vigis, Bupati menyatakan dukungan dan akan memperhatikannya dengan mempertimbangkan kondisi fiskal daerah. Ia menegaskan komitmen pemerintah untuk terus mendukung program positif ini.
"Selama matahari masih terbit di ufuk timur, kita tetap selalu bersama. Nelayan jaga di laut, petani menjaga tanahnya, peternak menjaga ternaknya sendiri, dan Cahaya Agate Waikomo menjadi matahari yang terus bersinar," pungkas Bupati.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Kabupaten Lembata, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Lurah Lewoleba Barat, serta seluruh jajaran pengurus dan anggota Bank Sampah. (Prokompimkablembata)















