- Lomba Azan hingga Bertutur Nabi Meriahkan Tahun Baru Islam di Omesuri Lembata
- HUT ke-25 UBSP Watar Letar Dibuka Meriah, Semangat Persatuan Menggema di Panama
- Pemkab Lembata Perketat Distribusi Ayam dan Perkuat Peternak Lokal demi Wujudkan Kemandirian Daging
- Wakil Bupati Lembata Tinjau Langsung Lokasi Kuari, Dorong Legalitas dan Pengelolaan Berkelanjutan untuk Kesejahteraan Masyarakat
- Bupati Lembata Dorong Percepatan Pemulihan Layanan Air Bersih di Perumahan Tanah Merah
- Dari Altar ke Ladang: Bupati Lembata Ajak Umat Kolilerek Perkuat Iman dan Tingkatkan Produksi
- Hadiri Musda VI Golkar Lembata, Bupati Tekankan Sinergi Pembangunan dan Penguatan Ekonomi Rakyat
- UBSP Watar Letar Rayakan HUT Perak ke-25, Usung Semangat Solidaritas Ekonomi menuju Transformasi Sosial
- Pemkab Lembata Kembali Raih Opini WTP Untuk Keenam Kalinya
- PT.ASDP siapkan layanan Long Distance Ferry langsung ke Lembata
Lomba Azan hingga Bertutur Nabi Meriahkan Tahun Baru Islam di Omesuri Lembata

BALAURING,MDTV-NEWS.com - Peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Desa Balauring, Kecamatan Omesuri, Kabupaten Lembata, berlangsung meriah melalui kegiatan lomba-lomba religius yang melibatkan puluhan anak dari berbagai jenjang pendidikan.
Kegiatan yang dipusatkan di Masjid Al-Ikhsan Balauring, Minggu (14/6/2026), ini berlangsung selama tiga hari, dan akan berakhir pada 16 Juni 2026, menjadi bagian dari upaya penguatan pendidikan spiritual sejak usia dini di tengah masyarakat.
Baca Lainnya :
- Dari Altar ke Ladang: Bupati Lembata Ajak Umat Kolilerek Perkuat Iman dan Tingkatkan Produksi0
- Sambut Milad ke-60, KAHMI Makassar Gelar Baksos dan Tabligh Akbar di Pangkep0
- jual obat aborsi cytotec bogor 085659180214 klinik penggugur kandungan di bogor0
- jual obat aborsi cytotec ponorogo 085659180214 klinik penggugur kandungan di ponorogo0
- jual obat aborsi cytotec ponorogo 085659180214 klinik penggugur kandungan di ponorogo0
Kegiatan tersebut diinisiasi oleh PAC Fatayat NU Omesuri yang berkolaborasi dengan pengurus mesjid Al Ikhsan Balauring.
Dalam pelaksanaannya, Fatayat NU Lembata juga hadir sebagai sub mitra program inklusi bersama LKP3A (Lembaga Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak) Lembata yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Sebanyak 52 peserta ambil bagian dalam empat cabang lomba, yakni lomba azan, tahfiz surah-surah pendek, bertutur kisah Nabi, serta mewarnai kaligrafi Islam. Peserta berasal dari berbagai lembaga pendidikan, termasuk TK, RA, SD, MIS, serta siswa dari SD Negeri Balauring.
Sejumlah lembaga pendidikan yang terlibat aktif dalam kegiatan ini antara lain MIS Balauring, TK Negeri 1 Omesuri, RA Al Fitrah Balauring, serta SD Negeri Balauring. Para guru pendamping turut hadir mendampingi peserta selama perlombaan berlangsung.
Ketua panitia pelaksana, Fitri Azmi Imran, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan karakter dan penguatan nilai-nilai keislaman bagi anak-anak.
“Melalui kegiatan ini kami ingin menanamkan nilai keislaman, mempererat silaturahmi, sekaligus mengembangkan potensi anak-anak di Balauring,” ujarnya.
Sementara itu, Pengurus Masjid Al-Ikhsan Balauring, Ustaz Ahmad Rahman, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terbangun antara PAC Fatayat NU Omesuri dan masyarakat dalam kegiatan keagamaan di desa tersebut.
Menurutnya, kehadiran Fatayat NU sangat membantu dalam menggali potensi anak dan remaja muslim agar tumbuh berkarakter islami.
“Kehadiran PAC Omesuri sangat membantu karena selalu bersinergi dalam kegiatan-kegiatan keagamaan, khususnya dalam membina anak-anak dan remaja muslim yang berkarakter islami,” ujarnya.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Ketua PC Fatayat NU Lembata, Yuni Damayanti. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi kerja-kerja PAC Fatayat NU Omesuri sekaligus menegaskan pentingnya kaderisasi organisasi perempuan muda.
Ia menjelaskan bahwa Fatayat NU merupakan organisasi perempuan muda berusia 14 hingga 40 tahun yang memiliki peran penting dalam pendidikan, sosial, dan penguatan masyarakat.
“Kami ingin memastikan anak-anak di Lembata tumbuh tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara spiritual dan berakhlak,” ujar Yuni Damayanti.
Selain itu, Bunda Yuni juga mendorong agar PAC Fatayat NU Omesuri segera membentuk tiga ranting baru di wilayah tersebut, yakni Ranting Wailolong, Dolulolong, dan Hoelea, sesuai dengan aspirasi masyarakat di tiga desa tersebut.
Dari sisi program, kegiatan ini juga dihadiri oleh LKP3A Lembata serta tim program inklusi Lembata. Kehadiran mereka menegaskan dukungan terhadap penguatan perlindungan anak dan pemberdayaan perempuan, dengan Fatayat NU Lembata sebagai sub mitra pelaksana program inklusi di lapangan.
Kegiatan ini juga diharapkan mampu menjadi alternatif positif bagi anak-anak dalam mengurangi ketergantungan terhadap gawai, khususnya penggunaan telepon pintar yang kerap hanya digunakan untuk bermain gim.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, panitia telah menyiapkan pawai obor pada malam Tahun Baru Muharram 17 Hijriah sebagai puncak peringatan. Pawai ini diharapkan menjadi simbol semangat hijrah, kebersamaan, sekaligus penguatan nilai-nilai keislaman di kalangan generasi muda.
Fatayat NU Lembata berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai agenda tahunan dalam memperkuat pendidikan karakter dan spiritual anak-anak di Kabupaten Lembata. (Fatayat NU Lembata)
















