Musrenbang RKPD 2027 Lembata, Bupati Tekankan Prioritas Anggaran Berbasis Data dan Kebutuhan Riil

photo author
- Minggu, 08 Februari 2026 | 22:40 WITA
Musrenbang RKPD 2027 Lembata, Bupati Tekankan Prioritas Anggaran Berbasis Data dan Kebutuhan Riil

LEWOLEBA, MDTV-NEWS.com - Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, menegaskan bahwa Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 tingkat kecamatan harus menjadi instrumen penyaring utama isu-isu strategis daerah, sekaligus dasar penajaman prioritas anggaran agar tidak terjebak pada program rutin yang minim dampak. 

Penegasan itu disampaikan Bupati kepada Camat se-Kabupaten Lembata saat pembukaan Musrenbang yang digelar secara daring, di aula gedung Anton Enga Tifaona, Kantor Bupati Lembata Kamis, 5 Februari 2026.

Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua I DPRD Lembata, Fransiskus Xaverius B. N serta Asisten III Sekda Bidang Administrasi Umum Yohanes Berchmans Daniel Dai, yang mengikuti secara daring, dan Kepala Bappelitbangda Kabupaten Lembata, Mathias K. Beyeng.

Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekretaris Daerah, Paskalis Ola Tapo Bali, Bupati Lembata menyoroti sejumlah tantangan utama pembangunan Lembata, antara lain kualitas sumber daya manusia, efektivitas tata kelola pemerintahan, keterbatasan layanan dasar, serta belum optimalnya pertumbuhan ekonomi produktif di tingkat desa dan kecamatan. Karena itu, usulan program dari kecamatan diminta selaras dengan isu strategis tersebut dan tidak sekadar bersifat administratif.

Bupati juga menekankan bahwa keterbatasan fiskal daerah menuntut pemerintah lebih selektif dalam menetapkan prioritas anggaran.

Program yang diusulkan harus berbasis data, terukur, dan memiliki dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama dalam penguatan ekonomi lokal, pelayanan publik, serta penurunan kesenjangan antarwilayah.

RKPD 2027, lanjut Bupati Kanis Tuaq, merupakan bagian penting dari pelaksanaan RPJMD Kabupaten Lembata 2025–2029 dan tahap awal RPJPD 2025–2045, dengan fokus pada penguatan fondasi transformasi pembangunan yang selaras dengan kebijakan pembangunan Provinsi NTT dan nasional.

Dengan tema pemantapan pembangunan SDM dan pemerintahan yang efektif, pemerintah daerah menargetkan perencanaan yang lebih fokus, inklusif, dan akuntabel agar APBD benar-benar menjadi alat percepatan pembangunan menuju Lembata yang maju, lestari, dan berdaya saing. (Prokompimkablembata)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

info Silakan tulis komentar dengan bahasa yang santun. Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin.

Berita Terkait

Terkini

X