Pemkab Lembata dan PT. SMJ Sinergi Tingkatkan Kapasitas Petani Lewat Pelatihan Budidaya Jagung GAP

photo author
- Rabu, 05 November 2025 | 00:44 WITA
Pemkab Lembata dan PT. SMJ Sinergi Tingkatkan Kapasitas Petani Lewat Pelatihan Budidaya Jagung GAP

LEMBATA, MDTV-NEWS.com -news.com — Sebanyak 180 petani dari lima kecamatan di Kabupaten Lembata mengikuti pelatihan budidaya jagung berbasis Good Agriculture Practice (GAP) yang digelar oleh PT. Silvano Maynar Jaya (SMJ) bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lembata. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, 2–4 November 2025, di Aula Ankara, Lewoleba, sebagai langkah memperkuat kemandirian dan kesejahteraan petani lokal.

Pelatihan ini dibuka langsung oleh Bupati Lembata dan dihadiri oleh Direktur PT. SMJ Silvester Sudin, Plt. Asisten III Setda Lembata, serta sejumlah pimpinan perangkat daerah. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari implementasi program prioritas Pemkab Lembata melalui gerakan MELATI MEKAR (Mengubah Lahan Tidur Menuju Masyarakat Sejahtera).

Menurut laporan panitia yang disampaikan Stanislaus Kebesa, pelatihan GAP ini bertujuan meningkatkan pemahaman petani mengenai praktik pertanian berkelanjutan, mulai dari pengelolaan lahan hingga pasca panen. GAP, katanya, menjamin hasil pertanian yang aman, bermutu, dan ramah lingkungan.

“PT. SMJ menjawab panggilan aksi MELATI MEKAR dengan menghadirkan pelatihan dan pendampingan langsung bagi petani jagung di Lembata,” ujar Stanislaus.

Direktur PT. SMJ, Silvester Sudin, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Lembata atas dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa kolaborasi tersebut menjadi wujud nyata sinergi pemerintah dan swasta dalam membangun sektor pertanian daerah.

PT. SMJ saat ini telah aktif di sembilan kabupaten di NTT, membina 1.800 petani dan mempekerjakan lebih dari 800 karyawan tetap. Di Lembata, perusahaan menargetkan pengembangan lahan jagung seluas 300 hektar pada tahap awal, yang mampu menyerap 600 tenaga kerja dengan potensi perputaran uang hingga Rp 5 miliar saat panen.

“Pilar utama kami adalah P4: Pemberdayaan, Pelatihan, Pendampingan, dan Pengembangan. Tagline kami jelas: Bersama PT. SMJ Petani Maju,” tegas Silvester.

Ia menambahkan, tahun depan pihaknya menargetkan perluasan hingga 1.000 hektar dengan melibatkan 2.000 petani.

Dalam wawancara usai kegiatan, Silvester menegaskan komitmen perusahaannya untuk berkontribusi nyata di Lembata.

“Kami malu kalau gagal. Fokus kami adalah kesejahteraan rakyat melalui kerja sama dengan pemerintah. Keunggulan Lembata adalah lahan yang luas, tantangannya hanya pada motivasi petani. Kami hadir untuk menutup celah itu dengan aksi nyata,” ujarnya.

Bupati Lembata dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas inisiatif PT. SMJ yang dinilainya sejalan dengan visi-misi Pemerintah Daerah.

“Kehadiran PT. SMJ di Lembata adalah bentuk kolaborasi strategis antara pemerintah dan swasta untuk mewujudkan Lembata yang Maju, Lestari, dan Berdaya Saing,” ujarnya.

Bupati juga mengingatkan pentingnya disiplin dan penerapan teknologi dalam pertanian.

“Kelemahan kita selama ini adalah pola pikir yang belum disiplin. Petani harus belajar mengatur diri dan memanfaatkan teknologi pertanian agar hasil lebih maksimal. Lahan tidur dan sumber air akan kita optimalkan,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Bupati mengajak para petani untuk bangkit bersama dan memanfaatkan dukungan yang ada.

“Saya orang pertanian, dan kini hadir PT. SMJ untuk mendampingi. Mari kita jadikan momentum ini langkah nyata menuju kesejahteraan petani Lembata,” pungkasnya.

Kominfo Lembata

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

info Silakan tulis komentar dengan bahasa yang santun. Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin.
X