- Pansus DPRD Lembata Soroti Realisasi Pajak dan Belanja Pegawai, Sampaikan Rekomendasi Perbaikan Tata Kelola
- Wakil Bupati Lembata Resmi Buka Edukasi Gizi dan Pelatihan Kader Dapur Sehat Atasi Stunting Tahun 2026
- SLB Negeri Lewoleba Catat Sejarah, Gelar Ujian Sekolah Berbasis Android dan Laptop
- Langkah Suci Menuju Mekkah, Wakil Bupati Resmi Lepas Jamaah Haji Kabupaten Lembata
- Pemkab Lembata dan PDAM Gelar Rapat Rencana Kerja dan Anggran Perusahaan 2026, Targetkan Surplus dan Peningkatan Pelayanan kepada Masyarakat
- Wakil bupati Lembata Pastikan Pemerintah Hadir, Proses Autopsi Dikawal Demi Keadilan Publik
- Bupati Lembata Ikuti Rapat Persiapan Hari Lanjut Usia Nasional 2026 dan Pembangunan Sekolah Rakyat di NTT
- Bupati Lembata Lantik Penjabat Kepala Desa Antar Waktu Leuwayan, Tekankan Pelayanan dan Percepatan Pembangunan
- Bupati Lembata Pimpin Apel Hardiknas ke-67 di Buyasuri, Tegaskan Komitmen Pendidikan Bermutu dan Berkeadilan
- Bupati dan Wakil Bupati Lembata Serahkan Bantuan Seragam Sekolah, Ziarah ke Makam Tokoh Pendidik, dan Tinjau Layanan Kesehatan Gratis di Buyasuri
PLTMG 40 MW Wairita Salurkan Bantuan Sarpras Pengolahan Madu untuk KPS Gita Nian Luah di Kabupaten Sikka

SIKKA, MDTV-NEWS.Com — Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) 40 MW Wairita menyalurkan bantuan sarana dan prasarana (sarpras) pengolahan madu kepada Kelompok Pengelola Sistem (KPS) Gita Nian Luah di Desa Hoder, Kecamatan Waigete, Selasa (5/5/2026).
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Penjabat Kepala Desa Hoder, Fransiska Konfrida.
Bantuan yang bersumber dari program Corporate Social Responsibility (CSR) ini merupakan upaya untuk mendukung pengembangan usaha pengolahan madu berbasis potensi lokal, sekaligus meningkatkan kapasitas kelompok masyarakat.
Baca Lainnya :
- May Day di Lembata: SBSI Pilih Aksi Sosial dan Penanaman Pohon, Suarakan 15 Tuntutan0
- Birokrasi Diutak-atik, Tiga Perda Lembata Fokus pada Kinerja dan Perlindungan Sosial0
- May Day di Lembata: Saat Buruh Pelabuhan Memilih \'Taan Tou\' Ketimbang Demonstrasi0
- Manis Semangka di Demplot Pemantik, Diprediksi Cuan Rp47 Juta, Perkuat Rantai Pasok Program MBG0
- Sedimentasi dan Sampah Perparah Banjir Lewoleba, Penanganan Jangka Panjang Mendesak0
Adapun sarana dan prasarana yang disalurkan meliputi refraktometer untuk mengukur kadar air madu, timbangan digital, alat penyaring, botol kemasan, label produk, lemari etalase, serta kursi dan meja penunjang operasional.
Manager PLTMG 40 MW Wairita yang diwakili oleh TL Administrasi, Muhammad Yogi Asy’ari Karim, menyampaikan bahwa bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas serta nilai tambah produk madu yang dihasilkan kelompok.
“Dengan adanya dukungan sarana dan prasarana ini, kami berharap KPS Gita Nian Luah dapat meningkatkan produktivitas serta memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Koordinator Pendamping Provinsi, Samuel Sau Sabu, menilai bantuan tersebut sebagai langkah penting dalam memperkuat kelembagaan kelompok.
“Ini merupakan bentuk dukungan nyata dalam mendorong kemandirian kelompok, khususnya dalam pengembangan usaha pengolahan madu yang berkelanjutan,” katanya.
Sementara itu, Pendamping Perhutanan Sosial, Adrianus Lawe, menyebut bantuan ini akan sangat membantu operasional kelompok di lapangan.
“Kami optimistis dengan dukungan ini, kelompok dapat berkembang lebih baik dari sisi produksi maupun manajemen usaha,” tuturnya.
Ketua kps, Fransiskus sales, turut menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan dan berkomitmen untuk memanfaatkannya secara optimal.
Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari upaya kolaborasi antara perusahaan, pendamping, dan masyarakat dalam mendorong pengembangan ekonomi lokal yang berkelanjutan di Kabupaten Sikka.**
















