LEWOLEBA, MDTV-NEWS.com - Syukuran pelantikan Misdinar, Paroki Sta. Maria Banneux, Dekenat Lembata dihari Minggu Misi Sedunia yang ke-100, seluruh Misdinar, angota sekami, para orangtua bersama pengurus Karya Misi Kepausan Indonesia (KMKI) mengadakan Doa Rosario Misioner, bertempat di Agrowisata Emapia Walakeam, minggu (18/10/2026).
Kegiatan ini menjadi puncak perayaan setelah kemarin anak-anak melalui tahapan rekoleksi, dan hari ini mereka resmi dilantik menjadi Misndinar, ungkap Teni Lewar salah satu pengurus KMKI.
Ia menambahkan, kegiatan hari ini membuat para Animatris berpikir bahwa anak-anak Misdinar (Putra-Putri Altar) pada dasarnya mereka harus memiliki iman, karakter, dan disiplin yang kuat, serta selalu mendekatkan diri kepada Tuhan.
Ia menjelaskan, sebelum dilantik menjadi Misdinar, anak-anak diwajibkan untuk bergabung dalam wadah Anak dan Remaja Misioner serta selalu aktif mengikuti setiap kegiatan rohani baik di gereja, sekolah maupun lingkungan.
Para pembina memantau perkembangan dan kemampuan anak dalam setiap kegiatan agar dapat memastikan mereka layak untuk mengikuti Rekoleksi dan pelantikan sebagai Misdinar.
" Anak-anak dan Remaja Misioner wajib mengikuti kegiatan yang diadakan setiap minggu ke dua dan ketiga untuk mendapatkan pembinaan iman, disiplin, serta berani dan memiliki hati yang luas untuk melayani" ungkap Teni Lewar.
Ia berharap, kedepannya semua anak-anak yang ada di paroki Sta. Maria Banneux mau dan berani untuk melayani.
Hal senada juga disampaikan Yosefina Karlinda Murin , Ketua Karya Misi Kepausan Indonesia (KMKI), menurutnya, anak-anak yang ingin berkarya melayani Altar Tuhan tidak dipilih begitu saja, namun harus melalui koridor serta tahapan kegiatan di KMKI.
" Tidak seperti sebelumnya siapa yang mau melayani di Altar Tuhan dipilih begitu saja, tetapi sekarang harus melewati koridor aktif mengikuti kegiatan rohan". Ujar Yosefina
Menurut yosefina, anak-anak yang berpotensi menjadi Misdinar tidak dilihat dari kepintaran semata, namun prilaku juga kerendahan hati memberi diri untuk melayani di Altar Tuhan.
Ia menambahkan, di momen pelantikan perdana ini, umat dapat mengetahui bahwa Misdinar berada di bawah naungan Karya Misi Kepausan Indonesia (KMKI).
Sementara itu, wakil ketua Karya Misi Kepausan Indonesia (KMKI), Sr. Kanisia Kasi, SCSC., berharap di hari minggu misi yang ke-100 ini, dengan peristiwa pelantikan perdana dan Doa Rosario Misioner dapat menumbuhkan benih panggilan dalam diri anak-anak untuk terus melayani Tuhan sebagai Biarwan dan Biarawati.
"Kita berharap semoga ada benih-benih panggilan yang tumbuh dalam diri mereka, sehingga mereka bisa terpanggil, merasa tertarik menjadi misionaris baik sebagai Biarawan dan Biarawati maupun sebagai misionaris awam" ungkap Sr. Kanisia Kasi, SCSC.
Pesan kepada Misdinar yang telah dilantik
Sr. Kanisia Kasi berpesan, Misdinar setelah dilantik dilantik tetap aktif pada komitmen yang telah mereka sebutkan dalam janji mereka, terus berkorban untuk melayani Tuhan di Alatar maupun di lingkungan dimanapun mereka berada, melayani orang tua, ataupun di mana saja ketika mereka dibutuhkan.
"Anak-anak dan remaja Misioner mereka harus menjadi anak yang berbeda karena sudah begitu banyak mereka mengikuti kegiatan kerohanian, seperti kegiatan pembinaan setiap hari minggu, maupun Rekoleksi dan Adorasi yang kita adakan menjelang pelantikan mereka" ungkapnya
Ia menambahkan, begitu banyak orang tua yang antusias melihat anaknya dilantik, bahkan ada orang tua yang berharap putra-putrinya kelak terpanggil menjadi pastor atau suster.
Walaupun selama ini mereka mengeluh bawah anaknya kurang waktu berada di rumah karena terlalu sibuk dengan kegiatan di gereja. Tetapi akhirnya mereka mengerti sejak menyaksikan anak-anak nya dilantik menjadi Misdinar.
"pelantikan tadi mereka bahagia dan berharap anak-anak mereka tetap aktif sekarang dan seterusnya, semakin mendekatkan diri kepada Tuhan" ungkapnya
Pesan dan Kesan dari Misdinar usai dilantik
Ana Anindia Ladopurab wakil ketua umum Misdinar Sta. Maria Banneux, mengaku setelah dilantik dirinya merasa senang dan bangga menjadi seorang Misdinar.
Ia menjelaskan, sebelum dilantik, ketika menjalankan tugas pelayanan di Altar, ia meras biasa saja karena belum mengerti lebih dalam tentang Misdinar. Namun berbeda ketika melalui tahapan Rekoleksi persiapan sebelum pelantikan.
"Sebelum dilantik,saat menjalankan tugas pelayanan, saya belum mengerti lebih dalam tentang misdinar, namun setelah dilantik saya sudah lebih tahu dan mendalami tentang Misdinar". Ungkap Anindia menjelaskan.
Dengan dilantiknya Misdinar dan Doa Rosario Misioner dapat memberikan kekuatan iman dan kerendahan hati bagi anak-anak dalam melayani Altar Tuhan, serta selalu mendekatkan diri kepada Tuhan.
Redaksi