LEWOLEBA, MDTV-NEWS.com - Hari Minggu Misi Sedunia yg ke-100 thn, dengan Tema: "One in Christ, United in Mission”, Karya Misi Kepausan Indonesia (KMKI) Paroki Santa Maria Banneux Lewoleba menggelar kegiatan Rekoleksi bagi anak-anak Calon Misdinar (Putra-Putri Altar) Dekenat Lembata bertempat di gedung Aula Biara Suster-Suster Katekis Hati Kudus Yesus (SCSC) Walangkeam Kelurahan Lewoleba Utara, kamis 15 Oktober 2026.
Sebanyak 72 peserta yang hadir mengikuti Rekoleksi merupakan siswa dan siswi dari berbagai sekolah Katolik di wilayah Paroki Santa Maria Banneux Lewoleba, dengan tingkat kelas yang berbeda, dari kelas lima Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Rekoleksi ini menjadi momentum penting bagi anak-anak Calon Misdinar guna memperdalam iman dan spiritual, pembinaan karakter dan disiplin, memperteguh panggilan dan semangat pelayanan, serta meningkatkan pengetahuan Liturgi.
Kegiatan dibuka dengan Doa bersama dipimpin Fr. Ludgerus Paskalis H. Plue, dilanjutkan penyampaian materi Rekoleksi dengan tema " Dipanggil, Disucikan, Diutus Hidupku Sebagai Persembahan di Altar Tuhan"
Fr. Ludgerus Paskalis H. Plue yang akrab disapa Fr. Kalis moderator KMKI Paroki Sta. Maria Banneux kepada media ini mengatakan, kegiatan Rekoleksi ini merupakan langkah persiapan menyongsong pelantikan Misdinar pada hari Minggu bertepatan dengan peringatan 100 tahun Hari Minggu Misi Sedunia, 18 Oktober 2026.
" Sebelum pelantikan, kami memberikan rekoleksi kepa anak-anak untuk persiapan batin hati menuju pelantikan Misdinar" ungkap Fr. Kalis.
Ia menambahkan, setelah dilantik anak-anak ini akan membantu imam saat merayakan Perayaan Ekaristi atau Misa Syukur lainnya.
Yosefina Karlinda Murin, Ketua Karya Misi Kepausan Indonesia (KMKI) Paroki Sta. Maria Banneux Lewoleba mengatakan, ini merupakan kegiatan yang luar biasa karena berbeda dari tahun sebelumnya, dimana anak-anak calon Misdinar melalui tahapan pelantikan.
" Kegiatan ini berbeda karena mereka baru dilantik perdana di paroki ini bahkan di Dekenat Lembata" ungkap ketua KMKI.
Sebagai pengurus KMKI, Yosefina berharap kepada anak-anak bahwa ketika mereka berani menjadi Misdinar, maka mereka juga harus menjadi Misionaris.
Sementara itu, Sr. Kanisia Kasi, SCSC Wakil Ketua Karya Misi Kepausan Indonesia (KMKI) Paroki Sta. Maria Banneux Lewoleba mengatakan, Komunitas Biara SCSC menyambut baik kegiatan Rekoleksi ini.
Sebagai Suster Katekis Hati Kudus Yesus yang mengikuti teladan pendiri Kongregasi SCSC bahwa mencintai anak-anak, maka Komunitas Biara memberikan tempat untuk diselenggarakannya kegiatan Rekoleksi dan penyembahan Sakramen bagi anak-anak Calon Misdinar.
" Kami mengikuti teladan pendiri kami bahwa mencintai anak-anak, dan Dia meninggal di tengah anak-anak, dan kami merasa tugas dan tanggung jawab kami untuk membina mereka" ungkap Sr. Kanisia.
Lebih lanjut, Sr. Kanisia yang juga sebagai Kepala Taman Penitipan Anak (TPA) Hati Kudus Yesus Lembata berharap dengan persiapan menyongsong Hari Minggu Misi Sedunia dan pelantikan Misdinar, Iman anak-anak semakin diteguhkan di tengah jaman yang semakin rentan.
" Semoga Misdinar tetap sungguh-sungguh menghayati iman mereka, semakin mendekatkan diri kepada Tuhan dan melawan hal-hal yang negatif " ungkapnya penuh harap.
Kegiatan Rekoleksi ditutup dengan Penyembahan Sakramen Maha kudus di ruang Adorasi Biara SCSC.
Redaksi