KUPANG, MDTV-NEWS.com - Kontingen atlet disabilitas asal Kabupaten Lembata yang mewakili Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) berhasil mencatatkan prestasi memukau dalam ajang Pekan Special Olympic Nasional (PESONAS) II NTT Tahun 2026. Empat siswa-siswi terbaik dari SLB Negeri Lewoleba yang berlaga di cabang olahraga sepak bola putra dan putri, sukses memborong total empat medali dan mengharumkan nama daerah di tingkat Nasional.
Ajang olahraga bergengsi bagi penyandang disabilitas intelektual ini berlangsung pada 14–18 Oktober 2026 di NTT sebagai tuan rumah. Diikuti oleh kontingen dari 22 Provinsi di seluruh Indonesia, kompetisi ini mempertandingkan 7 cabang olahraga (cabor), yakni Atletik, Sepak Bola, Renang, Tenis Meja, Senam Ritmik, Bocce, dan Badminton.
Di tengah sengitnya persaingan antar-provinsi, para siswa SLB Negeri Lewoleba tampil spektakuler di Stadion Oepoi Kupang. Mereka berhasil membuktikan bahwa keterbatasan fisik maupun intelektual bukanlah penghalang untuk meraih mimpi dan prestasi tertinggi.
Adapun rincian raihan medali yang berhasil diboyong para atlet muda bertalenta ini meliputi :
Medali Emas (Sepak Bola Putri): Diraih oleh Sesilia Leto, yang tampil gemilang memperkuat Tim Divisi 1 NTT.
Medali Perak (Sepak Bola Putri): Diraih oleh Maria Tresia Kewa, yang berlaga bersama Tim Divisi 2 NTT.
Medali Perak (Sepak Bola Putra): Diraih oleh Bernadus Boli, yang memperkokoh pertahanan Tim Divisi 4 NTT.
Medali Perunggu (Sepak Bola Putra): Diraih oleh Aloysius Baparia Timun, yang bertanding bersama Tim Divisi 2 NTT.
Keberhasilan para atlet ini tidak terlepas dari bimbingan intensif para pendamping, yakni Lusia Fransiska Gelu Bte Petrus, S.Pd.,Gr. untuk tim sepak bola putri dan Saiful Rahibun, S.Pd.,Gr. untuk tim sepak bola putra.
Dukungan moral penuh juga diberikan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala SLB Negeri Lewoleba, Paulus Geradus Hurint, S.T.,Gr., yang hadir mendampingi para siswa secara langsung di Kupang sepanjang laga berlangsung.
"Ini adalah perolehan hasil yang sangat membanggakan bagi bapak, mama, orang tua siswa, Keluarga Besar SLB Negeri Lewoleba, dan seluruh masyarakat Lembata. Kerja keras, kegigihan, dan semangat pantang menyerah anak-anak kita terbayar tuntas di ajang Nasional ini," ungkap Paulus Geradus Hurint dengan penuh haru usai penyerahan medali.
Raihan 1 medali emas, 2 perak, dan 1 perunggu ini menjadi bukti nyata bahwa anak-anak berkebutuhan khusus dari daerah kepulauan mampu bersaing dan mengukir sejarah di panggung olahraga Nasional. Prestasi monumental ini tidak hanya menginspirasi, tetapi juga membawa kebanggaan mendalam bagi sekolah, keluarga, dan seluruh masyarakat Nusa Tenggara Timur.
Melalui ajang PESONAS II NTT 2026 ini, para atlet terbukti mampu mendobrak keterbatasan dan membuktikan bahwa keterbatasan bukan menjadi penghalang untuk mengukir karya dan mengharumkan nama daerah di kancah Nasional.**