Peletakan Batu Pertama Revitalisasi SLB Negeri Lewoleba Tahun 2026 Resmi Dilaksanakan

photo author
- Selasa, 29 September 2026 | 01:32 WITA
Peletakan Batu Pertama Revitalisasi SLB Negeri Lewoleba Tahun 2026 Resmi Dilaksanakan
Peletakan batu pertama Pembangunan Revitalisasi Satuan Pendidikan SLB Negeri Lewoleba tahun 2026

LEWOLEBA, MDTV-NEWS.com – Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Lewoleba resmi memulai pembangunan Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026. Hal tersebut ditandai dengan seremoni peletakan batu pertama yang berlangsung pada Senin, 28 September 2026.

Suasana khidmat dan penuh rasa syukur menyelimuti keluarga besar SLB Negeri Lewoleba dalam prosesi tersebut. Lembaga pendidikan ini resmi memulai babak baru dalam peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan.

Peletakan batu pertama ini dilakukan secara langsung oleh Koordinator Pengawas (Korwas) Dikmen dan Diksus Kabupaten Lembata, Yohanes Mamun, S.Pd.,M.Pd, Plt. Kepala SLB Negeri Lewoleba, Paulus Geradus Hurint, S.T.,Gr serta Ketua Komite Sekolah, Yosef Bala Kebo dengan disaksikan oleh Bapak Ibu dewan Guru dan staf Tata Usaha serta para Tukang Pembangunan. 

Kehadiran Korwas Dikmen dan Diksus Kabupaten Lembata dalam momen bersejarah ini, manjadi bukti tetap konsisten nya koordinasi dan pengawasan terhadap proses pembangunan dan pendidikan di SLB Negeri Lewoleba.

Sementara itu, Plt. Kepala SLB Negeri Lewoleba mengapresiasi perhatian dan dukungan penuh dari pemerintah pusat maupun daerah atas terealisasinya program Pembangunan revitalisasi tahun 2026 ini. 

“Mulai hari ini Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Lewoleba secara resmi memulai pelaksanaan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun Anggaran 2026. Hal ini ditandai dengan seremoni peletakan batu pertama yang dilakukan oleh Bapak Korwas Dikmen dan Diksus Kabupaten Lembata, Bapak Ketua Komite, dan saya sendiri selaku Plt. Kepala Sekolah dan disaksikan oleh Bapak Ibu dewan Guru dan Staf Tata Usaha SLB Negeri Lewoleba," ungkapnya. 

Menurut Paulus, Momen ini menjadi pijakan awal peningkatan sarana dan prasarana pendidikan bagi peserta didik berkebutuhan di Kabupaten Lembata

Ia berharap pembangunan tersebut dapat menghadirkan lingkungan belajar yang semakin aman, ramah, dan memadai.

"Sebagai Pimpinan Lembaga saya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen), Pemerintah Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur, serta Pemerintah Kabupaten Lembata yang telah berkomitmen memberikan perhatian khusus terkait Pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus," katanya.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur, Kepala Cabang Dinas Wilayah IV, Korwas Dikmen dan Diksus Kabupaten Lembata yang selama ini memberikan arahan dan pendampingan.

Apresiasi juga diberikan apresiasi kepada Komite Sekolah, para Guru dan Staf Tata Usaha SLB Negeri Lewoleba atas dedikasi, sinergi dan kerja keras tanpa lelah dalam mengkawal seluruh proses persiapan, mulai dari pemberkasan dokumen, verifikasi dan validasi data, penandatanganan MoU hingga dimulainya pekerjaan pembangunan.

Pembangunan revitalisasi satuan Pendidikan Tahun 2026 ini diharapkan tidak hanya membenahi infrastruktur sekolah, tetapi juga menjadi pemantik semangat baru bagi tenaga pendidik dan peserta didik di SLB Negeri Lewoleba.

Dengan fasilitas yang lebih memadai dan ramah disabilitas, SLB Negeri Lewoleba optimistis dapat terus mendukung peserta didik untuk tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, berkarakter, dan berdaya saing.

Diawali Seremoni Adat Buka Tanah

Sebelum pekerjaan fisik dimulai, keluarga besar SLB Negeri Lewoleba juga telah melaksanakan seremoni adat buka tanah.

Tradisi tersebut dilakukan sebagai bentuk permohonan doa dan restu kepada Tuhan Yang Maha Kuasa serta leluhur Lewotanah agar seluruh proses pembangunan berjalan dengan baik, aman, lancar, dan selesai tepat waktu.

Seremoni adat tersebut juga menjadi bentuk permohonan keselamatan dan perlindungan bagi para pekerja, guru, tenaga kependidikan, peserta didik, serta seluruh pihak yang terlibat selama proses pembangunan berlangsung.

Sementara itu, Ketua Komite SLB Negeri Lewoleba, Yosef Bala Kebo, yang turut melakukan peletakan batu pertama mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari wujud nyata kehadiran pemerintah dalam mendukung proses revitalisasi sekolah.

“Untuk seremonial secara adat sudah kita lakukan sebelumnya dan hari ini bagiannya pemerintah,” tegas Yosef.

Pantauan media ini, kegiatan seremonial peletakan batu pertama berjalan lancar.

Pembangunan Revitalisasi Satuan Pendidikan SLB Negeri Lewoleba tahun 2026 dilaksanakan selama 150 hari kalender, dengan sumber dana berasal dari  APBN tahun anggaran 2026.


Paulus Geradus Hurint, S.T., Gr.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

info Silakan tulis komentar dengan bahasa yang santun. Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin.
X