Breaking News
- Di Tengah Tantangan Lembata, Bupati Kanisius Tuaq: Jangan Sampai Kita Mengalami Krisis Iman
- Pulang Membawa Cahaya Tanah Suci, Tiga Jamaah Haji Lembata Disambut Penuh Syukur dan Haru
- Bupati Lembata Sambut Kepulangan Jamaah Haji Lembata, Wujud Syukur atas Perjalanan Ibadah yang Penuh Berkah
- Bupati Lembata Turun Tangan Bangun Fondasi TK St. Mikhael Baobolak, Ikut Angkut Batu Bersama Warga
- 80 Tahun Mengabdi, Polri berkomitmen terus menghadirkan pelayanan terbaik Untuk Masyarakat
- Siswa SMKN 1 Maumere Borong 3 Emas di Shoto-Kai Open Tournament Karate Piala Gubernur NTT 2026
- Membaca Ulang Jalan Revolusi: Demokrasi Harus Kembali Pada Tujuan Bernegara
- LMA Emeyode Ingatkan Masyarakat Sorong Selatan Jaga Kamtibmas dan Toleransi
- Penyampaian Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD
- Ferdi Koda Tagih Janji Perbaikan Median Jalan Amakaka, Pemda Diminta Bertindak
80 Tahun Mengabdi, Polri berkomitmen terus menghadirkan pelayanan terbaik Untuk Masyarakat

LEWOLEBA, MDTV-NEWS.com – Kepolisian Resort Lembata menggelar upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di halaman Mapolres Lembata, Rabu (1/7/2026), dengan mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat.”
Upacara berlangsung khidmat dan dipimpin langsung Kapolres Lembata, Nanang Wahyudi, selaku inspektur upacara. Sementara komandan upacara dipercayakan kepada Kanit Regident Satlantas Polres Lembata, Muhammad Elias Tupong, SH.
Sebelum memulai upacara, Kapolres terlebih dahulu melakukan pemeriksaan pasukan. Kemudian dilanjutkan dengan pengucapan Tribrata Polri sebagai bentuk peneguhan nilai-nilai pengabdian dan profesionalisme anggota kepolisian.
Pada Upacara ini turut hadiri Bupati Lembata, Petrus Kanisius Tuaq, Wakil Bupati Muhamad Nasir, Ketua DPRD Lembata, Ketua Pengadilan Negeri, Kepala Kejaksaan Negeri Lembata, perwakilan TNI, Kepala Bandara, para purnawirawan Polri, serta berbagai unsur masyarakat dan tamu undangan.
Di kesempatan ini pula, dibacakan amanat Presiden RI Prabowo Subianto yang menyampaikan apresiasi tertinggi kepada seluruh jajaran Polri atas kerja keras dan pengabdian tanpa lelah dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Presiden menegaskan, tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat” merupakan komitmen untuk terus menghadirkan pelayanan terbaik, melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat dengan kecakapan, kecerdasan, serta profesionalisme yang semakin kuat.
Polri, menurut amanat tersebut, dituntut untuk menghadirkan pelayanan yang responsif dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di tengah perkembangan zaman.
Indonesia sebagai bagian dari komunitas global juga menghadapi berbagai tantangan baru, mulai dari dinamika geopolitik internasional, perang siber, hingga berkembangnya bentuk-bentuk kejahatan modern yang semakin kompleks.
“Ke depan, Polri harus bekerja secara prediktif, mampu menjawab dinamika global sekaligus memenuhi tuntutan publik yang terus berkembang,” demikian kutipan amanat Presiden.
Presiden juga menyoroti dukungan Polri terhadap berbagai program strategis pemerintah, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui 1.179 unit SPPG, pengembangan lahan jagung seluas 61.164 hektare, penegakan hukum terhadap tindak pidana narkotika, serta menjaga stabilitas keamanan guna mendukung pembangunan nasional dan hilirisasi industri.
Menurut Presiden, tantangan tugas kepolisian saat ini semakin kompleks dan multidimensional. Karena itu, Polri harus memperkuat reformasi kelembagaan dan birokrasi agar semakin responsif, profesional, dan terbuka terhadap pengawasan publik.
Pemanfaatan teknologi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta penguatan kemampuan menghadapi ancaman siber menjadi bagian penting dalam menjawab tuntutan zaman.
Polri tidak hanya dituntut menjaga keamanan, tetapi juga harus mampu merespons berbagai peluang dan ancaman secara cepat di tengah situasi geopolitik global yang terus berubah.
Presiden menekankan, penguatan institusi kepolisian harus berjalan seiring dengan peningkatan kepercayaan masyarakat. Kerja sama dengan media dan komunikasi publik yang baik dinilai menjadi kunci dalam memperkuat kepercayaan tersebut.
“Tugas Polri bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjaga kepercayaan publik. Kepercayaan adalah modal utama untuk menjawab tantangan masa depan,” tegasnya.
Rangkaian upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Polres Lembata ditutup dengan menyanyikan lagu Andika Bhayangkari dan pembacaan doa bersama sebagai ungkapan syukur atas perjalanan panjang pengabdian Polri kepada bangsa dan negara.
“Polri yang kuat adalah Indonesia yang aman, dan Indonesia yang aman adalah Indonesia yang maju,” demikian penegasan akhir amanat Presiden yang menggema dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Lembata. (mdtv)(Adabnews)
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments















