- Pemkab Lembata dan BPJS Ketenagakerjaan Teken Kerja Sama Perlindungan Pekerja Rentan
- Bupati Lembata Hadiri Rakor: Belanja Pegawai NTT Capai 54 Persen, ASN Tak Boleh Dirumahkan Tapi Anggaran Menipis
- Dua Ranperda Strategis Disepakati, Pemda dan DPRD Lembata Perkuat Perlindungan Anak dan Tenaga Kerja
- Wabup Lembata Hadiri Apel Pasukan Semana Santa Turangga 2026, Pastikan Kesiapan Pengamanan Paskah
- Bupati Lembata Hadiri Perayaan Minggu Palma di Idalolong, Serukan Toleransi dan Pembangunan Berbasis Rakyat
- DPRD dan Pemkab Lembata Sepakati Perubahan Struktur OPD, Jumlah Perangkat Daerah Dikurangi
- Menjelang Akhir Triwulan I, Kepatuhan ASN Lembata pada SPT dan LHKPN Masih Rendah
- RAT KDMP Pada Bahas Evaluasi Kinerja dan Penguatan Tata Kelola Koperasi
- Menjelang Akhir Triwulan I, Kepatuhan ASN Lembata pada SPT dan LHKPN Masih Rendah
- Pemkab Lembata dan ASDP Gelar Pertemuan dengan Pengguna Jasa, Bahas Solusi Layanan Penyeberangan
Buka Musda III PPNI Lembata, Wabup Nasir Tegaskan Perawat Sebagai Pilar Kemanusiaan
Buka Musda III PPNI Lembata, Wabup Nasir Tegaskan Perawat Sebagai Pilar Kemanusiaan

Lembata - Di tengah dinamika transformasi sektor kesehatan, Kabupaten Lembata menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas pelayanan melalui Musyawarah Daerah (Musda) III Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPD PPNI).
Acara yang dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Lembata, H. Muhamad Nasir di Ballroom & Resto Cafe Olimpyc Lewoleba, Selasa (28/10) ini, mengusung tema sentral: 'Sinergi Perawat dan Teknologi Kesehatan Menuju Transformasi Pelayanan Prima,' menegaskan bahwa kolaborasi perawat dan teknologi di era digital saat ini merupakan sebuah keharusan yang saling melengkapi.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati H. Muhamad Nasir menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi dan pengabdian para perawat yang menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan.
Baca Lainnya :
Ia menekankan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tak lepas dari peran strategis perawat sebagai pilar kemanusiaan yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat, khususnya di wilayah-wilayah terpencil.
Karena itu, Musda III PPNI menjadi momentum krusial untuk merefleksikan tantangan dan peluang di era digital. Wabup Nasir lantas mengajak seluruh perawat untuk terus mengembangkan kompetensi diri, beradaptasi dengan teknologi kesehatan, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dalam setiap tindakan.
Sinergi antara keahlian perawat dan inovasi teknologi ini, diharapkan mampu menghadirkan pelayanan yang lebih efektif, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan pasien.
Lebih dari sekadar forum organisasi, Musda ini juga merupakan platform untuk memperkuat solidaritas, profesionalisme, dan tanggung jawab sosial para perawat. Karena itu, Wabup Nasir mengingatkan pentingnya persatuan dan kesatuan dalam menghadapi berbagai tantangan, serta mendorong terciptanya inovasi-inovasi yang dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Lembata.
Dengan semangat 'Satu Hati, Satu Tekad untuk Kesejahteraan Bersama,' Musda III PPNI diharapkan dapat menghasilkan kepemimpinan yang visioner dan program-program yang berkelanjutan.
Transformasi profesi keperawatan di era digital menjadi kunci untuk mewujudkan pelayanan kesehatan prima yang merata dan berkualitas bagi seluruh masyarakat Lembata. (Prokompim/ Kominfo Lembata)
















