- Andika Terpilih Jadi Ketua PP IPMALUTIM, Usung Arah Baru Organisasi
- Pemkab Lembata Buka Peluang Besar Kerja Sama dengan Surabaya, Potensi Ikan hingga Porang Jadi Andalan
- Pansus DPRD Lembata Soroti Realisasi Pajak dan Belanja Pegawai, Sampaikan Rekomendasi Perbaikan Tata Kelola
- Wakil Bupati Lembata Resmi Buka Edukasi Gizi dan Pelatihan Kader Dapur Sehat Atasi Stunting Tahun 2026
- SLB Negeri Lewoleba Catat Sejarah, Gelar Ujian Sekolah Berbasis Android dan Laptop
- Langkah Suci Menuju Mekkah, Wakil Bupati Resmi Lepas Jamaah Haji Kabupaten Lembata
- Pemkab Lembata dan PDAM Gelar Rapat Rencana Kerja dan Anggran Perusahaan 2026, Targetkan Surplus dan Peningkatan Pelayanan kepada Masyarakat
- Wakil bupati Lembata Pastikan Pemerintah Hadir, Proses Autopsi Dikawal Demi Keadilan Publik
- Bupati Lembata Ikuti Rapat Persiapan Hari Lanjut Usia Nasional 2026 dan Pembangunan Sekolah Rakyat di NTT
- Bupati Lembata Lantik Penjabat Kepala Desa Antar Waktu Leuwayan, Tekankan Pelayanan dan Percepatan Pembangunan
Buka Musda III PPNI Lembata, Wabup Nasir Tegaskan Perawat Sebagai Pilar Kemanusiaan
Buka Musda III PPNI Lembata, Wabup Nasir Tegaskan Perawat Sebagai Pilar Kemanusiaan

Lembata - Di tengah dinamika transformasi sektor kesehatan, Kabupaten Lembata menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas pelayanan melalui Musyawarah Daerah (Musda) III Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPD PPNI).
Acara yang dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Lembata, H. Muhamad Nasir di Ballroom & Resto Cafe Olimpyc Lewoleba, Selasa (28/10) ini, mengusung tema sentral: 'Sinergi Perawat dan Teknologi Kesehatan Menuju Transformasi Pelayanan Prima,' menegaskan bahwa kolaborasi perawat dan teknologi di era digital saat ini merupakan sebuah keharusan yang saling melengkapi.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati H. Muhamad Nasir menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi dan pengabdian para perawat yang menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan.
Baca Lainnya :
Ia menekankan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tak lepas dari peran strategis perawat sebagai pilar kemanusiaan yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat, khususnya di wilayah-wilayah terpencil.
Karena itu, Musda III PPNI menjadi momentum krusial untuk merefleksikan tantangan dan peluang di era digital. Wabup Nasir lantas mengajak seluruh perawat untuk terus mengembangkan kompetensi diri, beradaptasi dengan teknologi kesehatan, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dalam setiap tindakan.
Sinergi antara keahlian perawat dan inovasi teknologi ini, diharapkan mampu menghadirkan pelayanan yang lebih efektif, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan pasien.
Lebih dari sekadar forum organisasi, Musda ini juga merupakan platform untuk memperkuat solidaritas, profesionalisme, dan tanggung jawab sosial para perawat. Karena itu, Wabup Nasir mengingatkan pentingnya persatuan dan kesatuan dalam menghadapi berbagai tantangan, serta mendorong terciptanya inovasi-inovasi yang dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Lembata.
Dengan semangat 'Satu Hati, Satu Tekad untuk Kesejahteraan Bersama,' Musda III PPNI diharapkan dapat menghasilkan kepemimpinan yang visioner dan program-program yang berkelanjutan.
Transformasi profesi keperawatan di era digital menjadi kunci untuk mewujudkan pelayanan kesehatan prima yang merata dan berkualitas bagi seluruh masyarakat Lembata. (Prokompim/ Kominfo Lembata)
















