- Andika Terpilih Jadi Ketua PP IPMALUTIM, Usung Arah Baru Organisasi
- Pemkab Lembata Buka Peluang Besar Kerja Sama dengan Surabaya, Potensi Ikan hingga Porang Jadi Andalan
- Pansus DPRD Lembata Soroti Realisasi Pajak dan Belanja Pegawai, Sampaikan Rekomendasi Perbaikan Tata Kelola
- Wakil Bupati Lembata Resmi Buka Edukasi Gizi dan Pelatihan Kader Dapur Sehat Atasi Stunting Tahun 2026
- SLB Negeri Lewoleba Catat Sejarah, Gelar Ujian Sekolah Berbasis Android dan Laptop
- Langkah Suci Menuju Mekkah, Wakil Bupati Resmi Lepas Jamaah Haji Kabupaten Lembata
- Pemkab Lembata dan PDAM Gelar Rapat Rencana Kerja dan Anggran Perusahaan 2026, Targetkan Surplus dan Peningkatan Pelayanan kepada Masyarakat
- Wakil bupati Lembata Pastikan Pemerintah Hadir, Proses Autopsi Dikawal Demi Keadilan Publik
- Bupati Lembata Ikuti Rapat Persiapan Hari Lanjut Usia Nasional 2026 dan Pembangunan Sekolah Rakyat di NTT
- Bupati Lembata Lantik Penjabat Kepala Desa Antar Waktu Leuwayan, Tekankan Pelayanan dan Percepatan Pembangunan
Hamas Sebut Perdana Mentri Israel Kejam Sama seperti Hitler

GAZA - Pernyataan keras disampaikan Hamas kepada Israel. Faksi garis keras Palestina ini menyamakan Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu dengan pemimpin Nazi, Adolf Hitler.
Cercaan Hamas ini disampaikan oleh Juru Bicaranya Osama Hamdan. Menurut Hamdan, pernyataan ini muncul akibat yang dilakukan Israel kepada warga Gaza, sama persis dengan pembantaian warga Yahudi oleh Hitler.
"PM Israel sudah kehilangan moral dia adalah cerminan dari Hitler dan tentara Nazi," sebut Hamdan, seperti dikutip dari Times of Israel, Rabu (23/7/2014).
"Pasukan Israel juga berlaku sama (dengan tentara Nazi) mereka disuruh membunuh warga Palestina jika, ini sama saja dengan yang dilakukan Hitler di abad lalu," tambah dia.
Pernyataan Hamdan disampaikannya bukan tanpa alasan. Setelah Israel melancarkan agresi ke Gaza, hampir 600 warga Palestina menjadi korban jiwa kekejaman Israel.
Parahnya lagi, korban jiwa dari Palestina kebanyakan adalah bocah dan perempuan. Hal tersebut bertentangan dengan pernyataan PM Israel yang mengatakan, serangan ke Gaza ditujukan untuk menghancurkan Hamas.
















