- Andika Terpilih Jadi Ketua PP IPMALUTIM, Usung Arah Baru Organisasi
- Pemkab Lembata Buka Peluang Besar Kerja Sama dengan Surabaya, Potensi Ikan hingga Porang Jadi Andalan
- Pansus DPRD Lembata Soroti Realisasi Pajak dan Belanja Pegawai, Sampaikan Rekomendasi Perbaikan Tata Kelola
- Wakil Bupati Lembata Resmi Buka Edukasi Gizi dan Pelatihan Kader Dapur Sehat Atasi Stunting Tahun 2026
- SLB Negeri Lewoleba Catat Sejarah, Gelar Ujian Sekolah Berbasis Android dan Laptop
- Langkah Suci Menuju Mekkah, Wakil Bupati Resmi Lepas Jamaah Haji Kabupaten Lembata
- Pemkab Lembata dan PDAM Gelar Rapat Rencana Kerja dan Anggran Perusahaan 2026, Targetkan Surplus dan Peningkatan Pelayanan kepada Masyarakat
- Wakil bupati Lembata Pastikan Pemerintah Hadir, Proses Autopsi Dikawal Demi Keadilan Publik
- Bupati Lembata Ikuti Rapat Persiapan Hari Lanjut Usia Nasional 2026 dan Pembangunan Sekolah Rakyat di NTT
- Bupati Lembata Lantik Penjabat Kepala Desa Antar Waktu Leuwayan, Tekankan Pelayanan dan Percepatan Pembangunan
Kebijakan Fiskal dan Pembangunan Inklusif Lembata 2026: Wujud Sinergi Pemerintah dan DPRD
Kebijakan Fiskal dan Pembangunan Inklusif Lembata 2026: Wujud Sinergi Pemerintah dan DPRD

Lewoleba, 3 November 2025 — Pemerintah Kabupaten Lembata menegaskan
komitmennya untuk membangun daerah yang maju, lestari, dan berdaya saing
melalui penyampaian Keterangan Pemerintah Daerah atas Pengajuan Rancangan
Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran
Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026 dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten
Lembata.
Langkah ini menjadi bagian penting dari proses penyusunan Anggaran
Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), sebagaimana diamanatkan oleh Peraturan
Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah. Rancangan
KUA dan PPAS disusun berpedoman pada Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD)
2026 serta arah kebijakan fiskal nasional bertema “Memperkuat Daya Tahan dan
Daya Saing Ekonomi untuk Mewujudkan Pembangunan yang Inklusif dan
Berkelanjutan.”
Baca Lainnya :
Bupati melalui jajaran pemerintahannya menegaskan bahwa tema pembangunan
Kabupaten Lembata tahun 2026 adalah “Pembangunan SDM dan Pemerintahan yang
Efektif sebagai Landasan Transformasi Pembangunan Ekonomi yang Produktif dan
Inklusif Menuju Lembata Maju, Lestari, dan Berdaya Saing.” Tema ini
merefleksikan visi daerah untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia,
menata tata kelola pemerintahan, serta mendorong transformasi ekonomi berbasis
potensi lokal — dengan semangat Nelayan, Tani, dan Ternak sebagai identitas
sekaligus penggerak utama ekonomi Lembata.
Dalam arah kebijakan tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Lembata menetapkan
delapan prioritas pembangunan, yaitu Lembata Mandiri, Sehat, Smart, Tertata, Subur,
Unik, Sejahtera, dan Prima. Setiap prioritas diarahkan untuk menciptakan
keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan sosial, kelestarian
lingkungan, dan pemerintahan yang bersih serta akuntabel.
Dari sisi fiskal, pendapatan daerah ditargetkan sebesar Rp746,53 miliar,
sedangkan belanja daerah sebesar Rp723,76 miliar dengan fokus pada program
prioritas yang langsung menyentuh kepentingan masyarakat. Pemerintah juga
mengalokasikan Rp22,77 miliar untuk pembayaran kewajiban pinjaman daerah
melalui PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) sebagai bentuk tanggung jawab
pengelolaan keuangan yang sehat.
Melalui pendekatan “money follows program”, setiap rupiah anggaran
diarahkan untuk menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam
peningkatan pelayanan dasar, pembangunan infrastruktur, dan pemberdayaan
ekonomi lokal. Pemerintah Kabupaten Lembata berkomitmen menjaga transparansi
dan akuntabilitas dalam setiap tahapan perencanaan dan penganggaran.
Dalam semangat Taan Tou Bangun Lewotanah Lembata, Pemerintah Daerah
mengajak seluruh anggota DPRD dan pemangku kepentingan untuk memperkuat sinergi
dan kemitraan demi menghasilkan APBD yang berkualitas, realistis, dan berpihak
pada rakyat. Dengan kolaborasi yang solid, pembangunan Lembata diharapkan terus
bergerak menuju masa depan yang mandiri, sejahtera, dan berkelanjutan.
— Adv. Pemerintah Kabupaten Lembata
















