- Pemkab Lembata dan BPJS Ketenagakerjaan Teken Kerja Sama Perlindungan Pekerja Rentan
- Bupati Lembata Hadiri Rakor: Belanja Pegawai NTT Capai 54 Persen, ASN Tak Boleh Dirumahkan Tapi Anggaran Menipis
- Dua Ranperda Strategis Disepakati, Pemda dan DPRD Lembata Perkuat Perlindungan Anak dan Tenaga Kerja
- Wabup Lembata Hadiri Apel Pasukan Semana Santa Turangga 2026, Pastikan Kesiapan Pengamanan Paskah
- Bupati Lembata Hadiri Perayaan Minggu Palma di Idalolong, Serukan Toleransi dan Pembangunan Berbasis Rakyat
- DPRD dan Pemkab Lembata Sepakati Perubahan Struktur OPD, Jumlah Perangkat Daerah Dikurangi
- Menjelang Akhir Triwulan I, Kepatuhan ASN Lembata pada SPT dan LHKPN Masih Rendah
- RAT KDMP Pada Bahas Evaluasi Kinerja dan Penguatan Tata Kelola Koperasi
- Menjelang Akhir Triwulan I, Kepatuhan ASN Lembata pada SPT dan LHKPN Masih Rendah
- Pemkab Lembata dan ASDP Gelar Pertemuan dengan Pengguna Jasa, Bahas Solusi Layanan Penyeberangan
Kemungkinan Kodak Batal Jual Paten

New York - Kodak berencana menjual sebagian dari paten-patennya guna melindungi perusahaannya dari kebangkrutan. Namun belakangan, sang pionir di dunia fotografi ini menimbang ulang rencana tersebut.
Dilaporkan bahwa Kodak bisa jadi hanya menjual sebagian paten digital imaging yang hendak dilepas, atau malah tidak menjualnya satupun, demikian seperti dikutip detikINET dari AllThingsD, Senin (20/8/2012).
Kabar ini menyusul pemberitaan sebelumnya yang mengatakan bahwa Kodak telah menunda pengumuman hasil penjualan patennya. "Kodak belum mencapai kepastian atau persetujuan untuk menjual portofolio paten digital imagingnya, "ujar Kodak dalam sebuah pernyataan.
Suara resmi tersebut menyugestikan bahwa lelang paten yang sudah berjalan tidak berjalan sesuai harapan perusahaan yang berbasis di Rochester, New York, Amerika Serikat ini.
Sebuah sumber yang mengetahui hal itu mengatakan bahwa tawaran yang datang untuk portofolio ini hanya berada di bawah angka USD 2 miliar.
Sebelumnya, Wall Street Journal pernah melaporkan bahwa tawaran awal datang dari dua konsorsium, di mana dipimpin oleh perusahaan raksasa, Google dan Apple.
Seperti diketahui, Kodak berjuang keras menyelematkan 'nyawa' perusahaan. Selain menjual sebagian dari 1.100 patennya, Kodak juga telah keluar dari bisnis kamera dan beralih ke digital printing serta penciptaan aplikasi-aplikasi baru di bidang tersebut.
















