- Andika Terpilih Jadi Ketua PP IPMALUTIM, Usung Arah Baru Organisasi
- Pemkab Lembata Buka Peluang Besar Kerja Sama dengan Surabaya, Potensi Ikan hingga Porang Jadi Andalan
- Pansus DPRD Lembata Soroti Realisasi Pajak dan Belanja Pegawai, Sampaikan Rekomendasi Perbaikan Tata Kelola
- Wakil Bupati Lembata Resmi Buka Edukasi Gizi dan Pelatihan Kader Dapur Sehat Atasi Stunting Tahun 2026
- SLB Negeri Lewoleba Catat Sejarah, Gelar Ujian Sekolah Berbasis Android dan Laptop
- Langkah Suci Menuju Mekkah, Wakil Bupati Resmi Lepas Jamaah Haji Kabupaten Lembata
- Pemkab Lembata dan PDAM Gelar Rapat Rencana Kerja dan Anggran Perusahaan 2026, Targetkan Surplus dan Peningkatan Pelayanan kepada Masyarakat
- Wakil bupati Lembata Pastikan Pemerintah Hadir, Proses Autopsi Dikawal Demi Keadilan Publik
- Bupati Lembata Ikuti Rapat Persiapan Hari Lanjut Usia Nasional 2026 dan Pembangunan Sekolah Rakyat di NTT
- Bupati Lembata Lantik Penjabat Kepala Desa Antar Waktu Leuwayan, Tekankan Pelayanan dan Percepatan Pembangunan
Koordinasi Percepatan Perbaikan,Wabup Nasir Tinjau Kerusakan Dermaga Feri Waijarang
Pemerintah Kabupaten Lembata telah berkoordinasi dengan PT ASDP Indonesia (Persero), Syahbandar, serta mengajukan permohonan kepada Kementerian Perhubungan untuk percepatan perbaikan Dermaga Penyeberangan Waijarang

LEMBATA, NTT || MDTV-NEWS.COM – Wakil Bupati Lembata, Muhamad Nasir, Kamis (18/12/2025), meninjau langsung kerusakan Dermaga Penyeberangan Waijarang, Kecamatan Nubatukan, yang menyebabkan terganggunya aktivitas penyeberangan dan ekonomi masyarakat selama hampir satu bulan terakhir.
Peninjauan dilakukan bersama Kepala ASDP Cabang Lembata, Ananda Reza, dan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lembata, Drs. Yohanes Dedeo Arimon. Di lokasi, Wakil Bupati melihat kondisi tiga dolphin dermaga yang miring serta sejumlah tiang pancang yang dilaporkan patah akibat insiden benturan kapal feri KMP Inerie II.
Kerusakan tersebut terjadi pada 27 November 2025 saat KMP Inerie II melakukan manuver sandar di Pelabuhan Waijarang. Kondisi fasilitas yang rusak dinilai membahayakan keselamatan pelayaran sehingga pelayanan penyeberangan di pelabuhan tersebut dihentikan sementara.
Untuk menjaga pelayanan kepada masyarakat, Pemerintah Kabupaten Lembata mengalihkan sementara aktivitas embarkasi dan debarkasi kapal feri ke Pelabuhan Laut Lewoleba. Meski dilakukan dalam keterbatasan fasilitas, pelayanan penurunan barang ekspedisi tetap berjalan.
Pemerintah Kabupaten Lembata telah berkoordinasi dengan PT ASDP Indonesia (Persero), Syahbandar, serta mengajukan permohonan kepada Kementerian Perhubungan untuk percepatan perbaikan Dermaga Penyeberangan Waijarang. Wabup Nasir menegaskan pentingnya percepatan perbaikan karena Pelabuhan Feri Waijarang tidak hanya menjadi jalur utama distribusi, tetapi juga pintu masuk berbagai komoditas pemenuhan kebutuhan masyarakat, baik pangan maupun papan, sekaligus menjadi sumber penghidupan bagi banyak warga yang menggantungkan aktivitas ekonominya di pelabuhan tersebut.
(ProkompimPemKabLembata)
















