- Pemkab Lembata dan BPJS Ketenagakerjaan Teken Kerja Sama Perlindungan Pekerja Rentan
- Bupati Lembata Hadiri Rakor: Belanja Pegawai NTT Capai 54 Persen, ASN Tak Boleh Dirumahkan Tapi Anggaran Menipis
- Dua Ranperda Strategis Disepakati, Pemda dan DPRD Lembata Perkuat Perlindungan Anak dan Tenaga Kerja
- Wabup Lembata Hadiri Apel Pasukan Semana Santa Turangga 2026, Pastikan Kesiapan Pengamanan Paskah
- Bupati Lembata Hadiri Perayaan Minggu Palma di Idalolong, Serukan Toleransi dan Pembangunan Berbasis Rakyat
- DPRD dan Pemkab Lembata Sepakati Perubahan Struktur OPD, Jumlah Perangkat Daerah Dikurangi
- Menjelang Akhir Triwulan I, Kepatuhan ASN Lembata pada SPT dan LHKPN Masih Rendah
- RAT KDMP Pada Bahas Evaluasi Kinerja dan Penguatan Tata Kelola Koperasi
- Menjelang Akhir Triwulan I, Kepatuhan ASN Lembata pada SPT dan LHKPN Masih Rendah
- Pemkab Lembata dan ASDP Gelar Pertemuan dengan Pengguna Jasa, Bahas Solusi Layanan Penyeberangan
Pemkab Lembata-PT Prime Timor Teken MoU Pengembangan Sektor Perikanan dan Peternakan, Tekankan Standar Ekspor dan Produk Babi Lokal Organik

LEWOLEBA, MDTV-NEWS.COM - Pemerintah Kabupaten Lembata menggelar pertemuan strategis dengan investor dan tim PT. Prime Timor, bersama diaspora Nusa Tenggara Timur (NTT), di Rumah Jabatan Bupati Lembata, pada Rabu malam (28/1/2026).
Pertemuan ini membahas rencana kerja sama pengembangan sektor perikanan dan peternakan, khususnya ternak babi, yang diharapkan dapat memperkuat pasar lokal, antardaerah, hingga membuka peluang ekspor.

Baca Lainnya :
- Pelabuhan Feri Waijarang Belum Beroperasi, ASDP Sampaikan Permohonan Maaf dan Komitmen Tindak Lanjut0
- Konsultasi Publik RKPD Lembata 2027 Digelar, Wabup Nasir Ajak Semua Pihak Terlibat Aktif dalam Perencanaan Pembangunan Daerah0
- Bupati Lembata dan PT Prime Timor Tinjau Bukit Hog, Dorong Ekspor Daging Babi Organik ke Timor Leste0
- Bupati Lembata Resmikan Air Bersih Lewokurang dan Serahkan Aset Wai Wuw ke Pemerintah Desa0
- Bupati Lembata Terima 11 Tenaga Kesehatan dari Tugas Belajar, Tegaskan Pentingnya Peningkatan Kualitas Pelayanan0
Acara ini dihadiri oleh Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Lembata, Sekretaris Daerah Paskalis Ola Tapobali, serta pimpinan perangkat daerah terkait.
Tim investor PT. Prime Timor juga turut hadir bersama jaringan diaspora yang turut serta mendukung pengembangan sektor ini.
Dalam pernyataannya, perwakilan investor PT. Prime Timor, Ny. Yuli, menyampaikan bahwa kehadiran mereka tidak hanya didukung oleh PT. Prime Timor, tetapi juga oleh mitra usaha dan jaringan diaspora yang memiliki akses ke pasar-pasar besar di Indonesia, seperti Jakarta, Bali, dan Surabaya.
Investor mengapresiasi sambutan hangat dari Pemerintah Kabupaten Lembata dan menunjukkan minat besar terhadap potensi perikanan dan peternakan di daerah tersebut.
Tim investor yang telah melakukan kunjungan lapangan menilai Lembata memiliki potensi besar di sektor perikanan, dengan produk-produk unggulan seperti ikan, kepiting, dan rumput laut yang siap untuk diekspor.
Tak cuma itu, di sektor peternakan babi, investor juga mencatat potensi yang tinggi setelah melakukan peninjauan langsung ke kawasan Bukit Hog dan berdialog dengan para peternak setempat.
Mereka juga mengunjungi fasilitas Rumah Potong Hewan (RPH) dan menilai bahwa meskipun rantai produksi sudah ada, beberapa perbaikan masih diperlukan untuk memenuhi standar ekspor, terutama dalam aspek perizinan, sertifikasi, dan ketertelusuran ternak.
Investor juga menegaskan komitmennya untuk mendukung penguatan pasar lokal dan antardaerah sebelum ekspor dimulai.
Salah satu inisiatif penting yang digariskan adalah percepatan operasional kawasan karantina di Bukit Hog dan penyerapan hasil ternak masyarakat.
Melalui jaringan diaspora, investor juga membuka peluang akses pasar ke kota-kota besar di Indonesia, termasuk Jakarta, Bali, dan Surabaya. Mereka juga merencanakan branding produk 'Babi Lokal Organik Lembata' untuk menambah daya saing di pasar.
Selain itu, investor menekankan pentingnya penguatan sumber daya manusia (SDM) lokal dan UMKM melalui pelatihan vokasi, pendampingan usaha, serta pengolahan hasil yang dapat meningkatkan nilai tambah dan menyerap tenaga kerja lokal.
Dalam sesi diskusi, beberapa masukan penting disampaikan oleh anggota DPRD, akademisi, dan perangkat daerah terkait, antara lain mengenai penguatan pengawasan sektor perikanan, ketersediaan pakan ternak, dan peningkatan kualitas SDM untuk mendukung program-program ini.
Ketua DPRD Lembata, Syafrudin Sira, menyatakan dukungannya terhadap program yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa sektor perikanan dan peternakan merupakan potensi unggulan daerah yang harus dikelola secara terintegrasi.
Pemda Lembata siap mendukung melalui penguatan regulasi, sertifikasi peternak, peningkatan fasilitas RPH, dan penerapan standar operasional yang sesuai dengan ketentuan ekspor.
Sebagai langkah konkret, di akhir pertemuan, Bupati Lembata P. Kanisius Tuaq menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) kerja sama dengan PT. Prime Timor.
Acara penandatanganan ini juga disaksikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Lembata, Paskalis Ola Tapobali, dan Ketua DPRD Lembata, Syafrudin Sira.
MoU ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Lembata bersama PT. Prime Timor untuk mengembangkan sektor perikanan dan peternakan secara berkelanjutan, berorientasi ekspor, serta memberi dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Lembata.
Kerja sama ini diharapkan dapat membuka peluang baru dalam peningkatan ekonomi daerah, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat daya saing produk Lembata di pasar internasional. (Prokompimkablembata)
















