- Pemkab Lembata dan BPJS Ketenagakerjaan Teken Kerja Sama Perlindungan Pekerja Rentan
- Bupati Lembata Hadiri Rakor: Belanja Pegawai NTT Capai 54 Persen, ASN Tak Boleh Dirumahkan Tapi Anggaran Menipis
- Dua Ranperda Strategis Disepakati, Pemda dan DPRD Lembata Perkuat Perlindungan Anak dan Tenaga Kerja
- Wabup Lembata Hadiri Apel Pasukan Semana Santa Turangga 2026, Pastikan Kesiapan Pengamanan Paskah
- Bupati Lembata Hadiri Perayaan Minggu Palma di Idalolong, Serukan Toleransi dan Pembangunan Berbasis Rakyat
- DPRD dan Pemkab Lembata Sepakati Perubahan Struktur OPD, Jumlah Perangkat Daerah Dikurangi
- Menjelang Akhir Triwulan I, Kepatuhan ASN Lembata pada SPT dan LHKPN Masih Rendah
- RAT KDMP Pada Bahas Evaluasi Kinerja dan Penguatan Tata Kelola Koperasi
- Menjelang Akhir Triwulan I, Kepatuhan ASN Lembata pada SPT dan LHKPN Masih Rendah
- Pemkab Lembata dan ASDP Gelar Pertemuan dengan Pengguna Jasa, Bahas Solusi Layanan Penyeberangan
Pengurus P3A Aubala Dikukuhkan, Bupati Lembata Tekankan Kelola Air Waikomo Secara Baik

LEWOLEBA, MDTV-NEWS.COM - Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, mengingatkan pentingnya pengelolaan air Waikomo yang adil dan efisien untuk mendukung pertanian di wilayah tersebut.
Hal itu disampaikan Bupati Kanis dalam acara pengukuhan pengurus Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Aubala Daerah Irigasi Waikomo untuk masa bakti 2026-2030 yang berlangsung di area persawahan Watotena, Kelurahan Lewoleba Barat, Senin (2/3/2026).
Baca Lainnya :
- Tim Damkar Lembata Sigap Padamkan Kebakaran Rumah di Lamahora Lewoleba0
- Sekda Lembata Ikuti Rakor Bersama Gubernur NTT Bahas Dampak Batas Belanja Pegawai 30 Persen terhadap PPPK0
- Pemkab Lembata Sambut Program Desa Binaan Imigrasi, Dorong Pekerja Migran yang Legal dan Aman0
- Dorong Pelajar Magang ke Luar Negeri, ITB Stikom Bali Tawarkan Program Beasiswa Kuliah Sambil Magang di Jepang0
- Turnamen Bola Voli MSFS Cup II, Pembinaan Generasi Muda dan Promosi Panggilan Imam di Lembata0
Meskipun acara berlangsung sederhana, namun kehadiran Bupati Kanis dan sejumlah tokoh penting daerah, termasuk Wakil Ketua II DPRD, Gewura Fransiskus, Ketua Fraksi Golkar, Petrus Gero, Anggota Komisi II DPRD yang juga Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kabupaten Lembata, David Blasius Huklele Gole serta perwakilan PT SMJ Lembata, Stanis Kebesa Langoday, menunjukkan komitmen kuat semua stakeholder di daerah dalam mendukung eksistensi dan kerja P3A di lapangan.

Hal ini mengingat ke depan, diproyeksi akan semakin krusial tanggung jawab pengurus P3A seiring dengan kebutuhan modernisasi irigasi, peningkatan produktivitas pangan, dan adaptasi perubahan iklim.
P3A, yang berlandaskan gotong royong dan berwawasan lingkungan, akan memainkan peran penting, bertindak sebagai ujung tombak dalam pengelolaan jaringan irigasi tersier di lahan basah Waikomo.
Bupati Kanis dalam sambutannya menekankan bahwa pengukuhan ini bukanlah titik akhir, melainkan titik awal dari tanggung jawab besar yang harus diemban oleh pengurus P3A.
Ia mengingatkan bahwa pengurus yang baru dilantik akan mengemban amanah untuk mengelola distribusi air secara transparan, memelihara jaringan irigasi, dan menjalin komunikasi yang baik dengan para petani.
Tanggung jawab ini, menurut Bupati, akan sangat menentukan keberlanjutan dan kemajuan sektor pertanian di Lembata, khususnya di Waikomo.
Lebih lanjut, Bupati Kanis menekankan pentingnya kepemimpinan yang adil dalam mengatur distribusi air, mengingat daerah irigasi Waikomo mencakup 8 kelompok tani yang bergantung pada pasokan air untuk keperluan pertanian mereka.
“Tugas pengurus P3A tidak hanya untuk mengelola sumber daya alam ini dengan bijaksana, tetapi juga untuk menjaga kesatuan dan kekompakan antar petani,” ujarnya.
Ia juga berharap pengurus P3A dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan kemajuan sektor pertanian.
Selain itu, Bupati Kanis juga menyampaikan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Lembata terhadap penguatan kelembagaan P3A melalui pembinaan yang terus menerus, pendampingan dari OPD teknis, serta sinergi program lintas sektor.
Acara tersebut kemudian diakhiri dengan dialog langsung antara pemerintah dan para petani, memberikan kesempatan bagi mereka untuk menyampaikan aspirasi dan tantangan yang dihadapi dalam mengelola irigasi di wilayah mereka.
Pengukuhan ini menjadi momen penting bagi petani di Waikomo, yang diharapkan dapat membawa perubahan signifikan bagi peningkatan hasil pertanian di Lembata, dengan fokus pada pengelolaan air yang lebih baik dan berkelanjutan. (Prokompimkablembata)
















