- Andika Terpilih Jadi Ketua PP IPMALUTIM, Usung Arah Baru Organisasi
- Pemkab Lembata Buka Peluang Besar Kerja Sama dengan Surabaya, Potensi Ikan hingga Porang Jadi Andalan
- Pansus DPRD Lembata Soroti Realisasi Pajak dan Belanja Pegawai, Sampaikan Rekomendasi Perbaikan Tata Kelola
- Wakil Bupati Lembata Resmi Buka Edukasi Gizi dan Pelatihan Kader Dapur Sehat Atasi Stunting Tahun 2026
- SLB Negeri Lewoleba Catat Sejarah, Gelar Ujian Sekolah Berbasis Android dan Laptop
- Langkah Suci Menuju Mekkah, Wakil Bupati Resmi Lepas Jamaah Haji Kabupaten Lembata
- Pemkab Lembata dan PDAM Gelar Rapat Rencana Kerja dan Anggran Perusahaan 2026, Targetkan Surplus dan Peningkatan Pelayanan kepada Masyarakat
- Wakil bupati Lembata Pastikan Pemerintah Hadir, Proses Autopsi Dikawal Demi Keadilan Publik
- Bupati Lembata Ikuti Rapat Persiapan Hari Lanjut Usia Nasional 2026 dan Pembangunan Sekolah Rakyat di NTT
- Bupati Lembata Lantik Penjabat Kepala Desa Antar Waktu Leuwayan, Tekankan Pelayanan dan Percepatan Pembangunan
Pengurus P3A Aubala Dikukuhkan, Bupati Lembata Tekankan Kelola Air Waikomo Secara Baik

LEWOLEBA, MDTV-NEWS.COM - Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, mengingatkan pentingnya pengelolaan air Waikomo yang adil dan efisien untuk mendukung pertanian di wilayah tersebut.
Hal itu disampaikan Bupati Kanis dalam acara pengukuhan pengurus Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Aubala Daerah Irigasi Waikomo untuk masa bakti 2026-2030 yang berlangsung di area persawahan Watotena, Kelurahan Lewoleba Barat, Senin (2/3/2026).
Baca Lainnya :
- Tim Damkar Lembata Sigap Padamkan Kebakaran Rumah di Lamahora Lewoleba0
- Sekda Lembata Ikuti Rakor Bersama Gubernur NTT Bahas Dampak Batas Belanja Pegawai 30 Persen terhadap PPPK0
- Pemkab Lembata Sambut Program Desa Binaan Imigrasi, Dorong Pekerja Migran yang Legal dan Aman0
- Dorong Pelajar Magang ke Luar Negeri, ITB Stikom Bali Tawarkan Program Beasiswa Kuliah Sambil Magang di Jepang0
- Turnamen Bola Voli MSFS Cup II, Pembinaan Generasi Muda dan Promosi Panggilan Imam di Lembata0
Meskipun acara berlangsung sederhana, namun kehadiran Bupati Kanis dan sejumlah tokoh penting daerah, termasuk Wakil Ketua II DPRD, Gewura Fransiskus, Ketua Fraksi Golkar, Petrus Gero, Anggota Komisi II DPRD yang juga Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kabupaten Lembata, David Blasius Huklele Gole serta perwakilan PT SMJ Lembata, Stanis Kebesa Langoday, menunjukkan komitmen kuat semua stakeholder di daerah dalam mendukung eksistensi dan kerja P3A di lapangan.

Hal ini mengingat ke depan, diproyeksi akan semakin krusial tanggung jawab pengurus P3A seiring dengan kebutuhan modernisasi irigasi, peningkatan produktivitas pangan, dan adaptasi perubahan iklim.
P3A, yang berlandaskan gotong royong dan berwawasan lingkungan, akan memainkan peran penting, bertindak sebagai ujung tombak dalam pengelolaan jaringan irigasi tersier di lahan basah Waikomo.
Bupati Kanis dalam sambutannya menekankan bahwa pengukuhan ini bukanlah titik akhir, melainkan titik awal dari tanggung jawab besar yang harus diemban oleh pengurus P3A.
Ia mengingatkan bahwa pengurus yang baru dilantik akan mengemban amanah untuk mengelola distribusi air secara transparan, memelihara jaringan irigasi, dan menjalin komunikasi yang baik dengan para petani.
Tanggung jawab ini, menurut Bupati, akan sangat menentukan keberlanjutan dan kemajuan sektor pertanian di Lembata, khususnya di Waikomo.
Lebih lanjut, Bupati Kanis menekankan pentingnya kepemimpinan yang adil dalam mengatur distribusi air, mengingat daerah irigasi Waikomo mencakup 8 kelompok tani yang bergantung pada pasokan air untuk keperluan pertanian mereka.
“Tugas pengurus P3A tidak hanya untuk mengelola sumber daya alam ini dengan bijaksana, tetapi juga untuk menjaga kesatuan dan kekompakan antar petani,” ujarnya.
Ia juga berharap pengurus P3A dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan kemajuan sektor pertanian.
Selain itu, Bupati Kanis juga menyampaikan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Lembata terhadap penguatan kelembagaan P3A melalui pembinaan yang terus menerus, pendampingan dari OPD teknis, serta sinergi program lintas sektor.
Acara tersebut kemudian diakhiri dengan dialog langsung antara pemerintah dan para petani, memberikan kesempatan bagi mereka untuk menyampaikan aspirasi dan tantangan yang dihadapi dalam mengelola irigasi di wilayah mereka.
Pengukuhan ini menjadi momen penting bagi petani di Waikomo, yang diharapkan dapat membawa perubahan signifikan bagi peningkatan hasil pertanian di Lembata, dengan fokus pada pengelolaan air yang lebih baik dan berkelanjutan. (Prokompimkablembata)
















