- Meyelami kehidupan Budaya, Wisatawan Mancanegara Jelajahi Desa Wisata Lembata pada Hari Kedua Festival Internasional Lamaholot 2026
- Bupati dan Wabup Lembata Resmikan Oksigen Sentral RSUD Lewoleba, Tingkatkan Layanan Kesehatan
- Keunikan Sarung Adat Ile Ape Proses 3 Tahun Hargai Rp25 Juta, Memukau Pengunjung Festival Lamaholot
- Karnaval Budaya Meriahkan Pembukaan Festival Internasional Lamaholot 2026 di Lewoleba
- 14 Tahun Mengarungi Badai dan Bahagia, Kisah Inspiratif Keluarga Paulus Geradus Hurint dalam Membangun Rumah Tangga
- Di Tengah Tantangan Lembata, Bupati Kanisius Tuaq: Jangan Sampai Kita Mengalami Krisis Iman
- Pulang Membawa Cahaya Tanah Suci, Tiga Jamaah Haji Lembata Disambut Penuh Syukur dan Haru
- Bupati Lembata Sambut Kepulangan Jamaah Haji Lembata, Wujud Syukur atas Perjalanan Ibadah yang Penuh Berkah
- Bupati Lembata Turun Tangan Bangun Fondasi TK St. Mikhael Baobolak, Ikut Angkut Batu Bersama Warga
- 80 Tahun Mengabdi, Polri berkomitmen terus menghadirkan pelayanan terbaik Untuk Masyarakat
Wabup Nasir Tinjau Tiga Proyek Revitalisasi dan Rehabilitasi Sekolah di Buyasuri
Komitmen Pemerintah Tingkatkan Sarana Pendidikan

MDTV-NEWS.com, Lembata — Setelah meninjau sejumlah proyek pendidikan di Kecamatan Nagawutung, Wakil Bupati Lembata, H. Muhamad Nasir, S.Sos kembali melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Buyasuri.
Didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lembata, Wenseslaus Ose, Inspektorat, Patrisius EMI Ujan, dan Kabid Teknis PUPR, Petrus P. Koli, Wabup Nasir meninjau tiga proyek peningkatan sarana pendidikan yang sedang berlangsung di wilayah tersebut.
Kunjungan ini difokuskan pada dua satuan pendidikan, yakni SMP Swasta Sudi Mampir dan SDK Buriwutung, yang tahun ini mendapat dukungan revitalisasi dan rehabilitasi melalui program pemerintah pusat maupun daerah.
Baca Lainnya :
- Monitoring Revitalisasi Sekolah di Lembata, Wabup Nasir Tegaskan Kepatuhan pada Standar Pembangunan0
- Tutup Turnamen D\'Bliung Cup, Bupati Lembata Resmikan Lapangan Sepak Bola Dadu Bliung Kolipadan0
- Serah 127 Paket API dan 10.555 Bibit Buah, Bupati Lembata Tegaskan Tidak Boleh Dijual dan Wajib Dimonitor0
- Temukan Ketidaksesuaian Material,Wabup Nasir tegaskan harus dievaluasi oleh kontraktor dan pihak terkait.0
- Tingkatkan Usaha Nelayan,Bupati Lembata Salurkan Aspirasi Anggota DPR RI Partai Amanat Nasional, Ahmad Yohan.0
1. Revitalisasi SMP Swasta Sudi Mampir – Rp1,676 Miliar (APBN)
SMP Swasta Sudi Mampir menerima Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Satuan Pendidikan 2025 senilai Rp1.676.000.000 yang bersumber dari APBN.
Pekerjaan dilaksanakan oleh P2SP selama 140 hari kalender, mulai 30 Agustus hingga 31 Desember 2025.
Proyek ini berada dalam pengawasan bersama Kemendikdasmen dan Kejaksaan Agung untuk memastikan pelaksanaan berjalan transparan dan akuntabel.
2. Revitalisasi SDK Buriwutung – Rp538,17 Juta (APBN)
SDK Buriwutung juga menerima Bantuan Pemerintah 2025 sebesar Rp538.172.785, dikerjakan oleh P2SP SDK Buriwutung dengan masa pengerjaan 120 hari, pada periode yang sama seperti SMP Sudi Mampir.
Pengawasan turut melibatkan Kemendikdasmen dan Kejaksaan Agung untuk menjaga kualitas pekerjaan.
3. Rehabilitasi Sedang/Berat SDK Buriwutung – Rp217,5 Juta (APBD)
Selain dukungan dari pemerintah pusat, SDK Buriwutung memperoleh tambahan proyek dari APBD Lembata melalui Program Pengelolaan Pendidikan Dinas Pendidikan.
Nilai kontrak mencapai Rp217.500.000, ditandatangani pada 4 Agustus 2025, dikerjakan oleh CV Nusantara Inovasi dan diawasi oleh CV Rivalando Jaya Consultant.
Wabup Tekankan Kualitas Material dan Standar Teknis
Dalam peninjauan lapangan, Wabup Nasir memberi perhatian khusus pada aspek teknis seperti kualitas kabel listrik, material cat, plesteran, pintu, dan jendela. Ia menekankan bahwa semua pekerjaan harus mengacu pada spesifikasi standar dan RAB.
“Ke depan kebutuhan listrik untuk komputer dan perangkat digital semakin tinggi. Karena itu kabel harus sesuai spesifikasi, minimal 3 x 2,5. Kalau dipasang 1,5, itu tidak benar,” tegas Wabup saat memeriksa instalasi listrik di salah satu ruang kelas.
Ia juga mengingatkan agar pelaksana tidak mengganti material atau memilih barang di luar spesifikasi.
“Jangan percaya begitu saja pada toko. Pastikan bahan sesuai RAB. Semua item pekerjaan harus masuk ukuran, kualitas, dan jenis material harus tepat,” ujarnya.
Menurut Wabup, pengawasan ketat sangat diperlukan karena masalah instalasi listrik yang tidak memenuhi standar dapat memicu risiko kebakaran, seperti yang beberapa kali terjadi di daerah lain.
Ia menambahkan bahwa kualitas pekerjaan menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan pemerintah pusat.
“Semua ini harus kita jaga agar kepercayaan dari pusat tetap ada. Supaya tahun depan kita bisa dapat lebih banyak lagi,” tandasnya.
Komitmen Pemerintah Tingkatkan Sarana Pendidikan
Ketiga proyek yang berjalan serentak di Buyasuri menjadi bukti komitmen pemerintah pusat dan daerah dalam menghadirkan sarana pendidikan yang lebih aman, nyaman, dan layak bagi peserta didik.
Pemerintah Kabupaten Lembata berharap revitalisasi dan rehabilitasi ini dapat memperbaiki lingkungan belajar sekaligus mempersiapkan sekolah menghadapi era digitalisasi pendidikan. (ProkompimPemKabLembata)
















