LEMBATA – Memasuki hari kedua pelaksanaan Teras Main Kekinian Lembata (TEMAN KITA) 2026, suasana Lapangan Sepak Bola Desa Dulitukan, Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, semakin meriah.
Berbagai perlombaan permainan rakyat dan olahraga tradisional yang telah disiapkan panitia digelar pada Jumat (7/8/2026).
Hari kedua menjadi salah satu puncak rangkaian kegiatan TEMAN KITA 2026 yang mempertemukan pelajar dari sejumlah sekolah dengan masyarakat melalui permainan tradisional.
Sejak pagi, lapangan sepak bola Desa Dulitukan telah dipadati peserta dan warga yang datang untuk menyaksikan jalannya perlombaan. Sejumlah pertandingan digelar secara bergantian. Untuk tingkat SMP, peserta mengikuti lomba hadang, sementara peserta tingkat SD berkompetisi dalam permainan pesikaret atau tembak karet.
Kemeriahan semakin terasa ketika perlombaan kote atau gasing kategori SMP mulai digelar. Para peserta menunjukkan kemampuan, ketangkasan, sekaligus semangat kompetitif dalam memainkan permainan tradisional yang telah dikenal dan diwariskan secara turun-temurun di tengah masyarakat.
Bupati dan Wakil Bupati Turut Bermain
Perhatian warga semakin tertuju ke lokasi kegiatan pada sore hari ketika Bupati dan Wakil Bupati Lembata bersama rombongan tiba di Lapangan Sepak Bola Desa Dulitukan.
Keterlibatan Bupati dan Wakil Bupati dalam permainan tradisional juga menjadi bentuk dukungan terhadap pelaksanaan TEMAN KITA 2026 yang digagas dalam semangat pelestarian permainan rakyat dan olahraga tradisional.
Pantauan media ini, kehadiran rombongan pemerintah daerah sekaligus menunjukkan dukungan terhadap Komunitas Permainan dan Olahraga Tradisional Indonesia (KPOTI) Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama Komunitas Baibereun dalam upaya menjaga keberadaan permainan tradisional di Kabupaten Lembata.
Melalui TEMAN KITA 2026, permainan-permainan tersebut kembali diperkenalkan dan dimainkan oleh anak-anak dan pelajar sehingga tidak hanya menjadi kenangan generasi terdahulu, tetapi tetap hidup dan dikenal oleh generasi muda.
Redaksi