Maraknya isu penculikan anak yang beredar di beberapa daerah melalui Media Sosial (Medsos) yang sudah menyebabkan keresahan di tengah-tengah masyarakat mendapat tanggapan dari Kapolres Banggai AKBP Ade Nuramdani SH, SIK, MH.
Menyikapi isu tersebut, orang pertama di Polres Banggai ini pun mengeluarkan imbauan kamtibmas kepada masyarakat khususnya di wilayah hukum Polres Banggai, Rabu (25/1/2023).
Dalam himbauannya, Ade Nuramdami mengedukasi masyarakat untuk tetap selektif dan teliti menanggapi isu yang berkembang terkait penculikan anak.
“Jangan mudah percaya jika belum menemukan faktanya. saring sebelum sharing dan bijaklah menggunakan media sosial,” terangnya.
Ia pun meminta masyarakat untuk tidak panik atau pun takut takut yang berlebihan yang nantinya dapat mengganggu kondusifitas kamtibmas.
“Tetap lakukan pengawasan yang ketat terhadap anak,” jelasnya.
Kepada para orang tua, mantan Kapolres Morowali Utara ini berpesan untuk memberikan pemahaman terhadap anak agar tidak mudah terpengaruh terhadap orang yang belum dikenal.
“Laporan kepada kami melalui Bhabinkamtibmas atau kantor polisi terdekat bila menemukan hal-hal yang mencurigakan,” tutupnya.
Berita Terkait
Perwabantt Lewoleba Asah Kepercayaan Diri Anggota Lewat Public Speaking, Dorong Peran Aktif dalam Keluarga dan Pembangunan
TPA Hati Kudus Yesus Lembata Terima Visitasi Akreditasi BAN PDM NTT
May Day di Lembata: Saat Buruh Pelabuhan Memilih 'Taan Tou' Ketimbang Demonstrasi
Muscab Perdana PAN Lembata Cetak Sejarah, Ketua DPD Kanis Tuaq: Saatnya Matahari Bersinar
CSR Atlas Pearls Salurkan Beasiswa ke Pelajar Lembata, Pemkab Dorong Dunia Usaha Perkuat Investasi Pendidikan
Telkomsel Targetkan Internet Lembata Normal 1 November, Kabel Laut Putus di Perairan Adonara
Inspektorat Kabupaten Banggai Periksa Oknum Kades Di Kecamatan Kintom
Aksi Solidaritas Mengumpulkan 1000 Koin Untuk Petani Sawit Dikawal Puluhan Personel Polres Banggai
Idul Adha di Waowala, Bupati Kanis Tekankan Solidaritas, Wabup Nasir Angkat Rehumanisasi Kehidupan
Pemkab Lembata Perketat Distribusi Ayam dan Perkuat Peternak Lokal demi Wujudkan Kemandirian Daging