- Bupati Kanisius Tuaq: Pembangunan Harus Dibuktikan dengan Kerja Nyata, Bukan Sekadar Seremonial
- Bupati Lembata Lantik 13 Kepala Sekolah dan 42 Pejabat Fungsional
- Susana Prada menghadirkan pangan Lokal Jagung titi di Festival Lamaholot 2026
- Pemerintah Resmi Tetapkan 13 Juli sebagai Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa
- Bupati Lembata Lepas Peserta Karnaval Budaya Festival Lamaholot
- Koordinasi di Jakarta, BPP DOB Perkuat Arah Perjuangan Provinsi Luwu Raya
- PAD Tumbuh 16,33% Capai Rp17 Miliar, Kinerja RSUD, Bapenda dan BKAD Sangat Memuaskan
- Gemuruh Buri Buka Festival Lamaholot 2026, Lembata Gaungkan Persatuan untuk Indonesia dan Dunia
- Hari Ketiga Festival Internasional Lamaholot 2026, Tradisi Lamaholot dan Kreativitas Lokal Memikat Wisatawan
- Wisatawan Jelajahi Dua Desa Adat Atadei pada Hari Kedua Festival Lamaholot 2026
Bupati Kanisius Tuaq: Pembangunan Harus Dibuktikan dengan Kerja Nyata, Bukan Sekadar Seremonial

LEMBATA,MDTV-NEWS.com – Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, S.P., melakukan peletakan batu pertama pembangunan TK Lesu Mani di Desa Nilanapo, Kecamatan Omesuri, Sabtu (4/7/2026). Kehadiran Bupati menandai dimulainya pembangunan fasilitas pendidikan yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan pendidikan anak usia dini di wilayah tersebut.
Pembangunan Taman Kanak-Kanak (TK) Lesu Mani didanai melalui anggaran revitalisasi sebesar Rp624 juta. Pekerjaan yang dilaksanakan meliputi pembangunan satu ruang kelas baru, rehabilitasi satu ruang kelas, pembangunan satu unit toilet, serta penyediaan taman bermain sebagai sarana pendukung proses belajar mengajar. Saat ini, TK Lesu Mani memiliki 29 peserta didik yang akan memperoleh manfaat langsung dari peningkatan fasilitas tersebut.
Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lembata, Camat Omesuri, Kepala Desa Nilanapo, Ketua dan Anggota BPD, Kepala TK Lesu Mani, serta tokoh masyarakat dan warga Desa Nilanapo.
Baca Lainnya :
- Bupati Lembata Lantik 13 Kepala Sekolah dan 42 Pejabat Fungsional0
- Tempat Beli Obat Aborsi Muaro Jambi 081327784789 Apotik Jual Obat Penggugur Kandungan Muaro Jambi0
- Tempat Beli Obat Aborsi Bungo 081327784789 Apotik Jual Obat Penggugur Kandungan Bungo0
- Tempat Beli Obat Aborsi Batang Hari 081327784789 Apotik Jual Obat Penggugur Kandungan Batang Hari0
- Susana Prada menghadirkan pangan Lokal Jagung titi di Festival Lamaholot 20260
Dalam sambutannya, Camat Omesuri, Ade Hasan Yusup, S.P., mengapresiasi gaya kepemimpinan Bupati Lembata yang tidak hanya hadir untuk melakukan peletakan batu pertama secara simbolis, tetapi juga mengajak seluruh unsur pemerintah dan masyarakat untuk bersama-sama menyusun batu pembangunan berikutnya. Menurutnya, langkah tersebut menjadi simbol kebersamaan sekaligus menumbuhkan rasa memiliki masyarakat terhadap TK Lesu Mani yang sedang dibangun.
Ia juga menilai bahwa kebiasaan Bupati turun langsung ke lapangan merupakan bentuk kepemimpinan yang menghadirkan perubahan nyata. Pola kerja seperti ini, katanya, telah dilakukan di berbagai kecamatan sebagai wujud komitmen pemerintah dalam memastikan pembangunan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, Bupati Kanisius Tuaq menyampaikan rasa syukur dapat hadir langsung di tengah masyarakat Desa Nilanapo. Ia menegaskan bahwa kehadirannya bukan sekadar memenuhi agenda seremonial, melainkan bagian dari karakter kepemimpinan yang mengedepankan kerja nyata.
"Turun langsung ke lapangan bukan untuk pencitraan atau sekadar mengangkat batu demi kebutuhan media sosial, tetapi untuk memastikan bahwa pemerintah benar-benar bekerja bersama masyarakat," tegas Bupati.
Bupati juga mengajak seluruh aparatur pemerintah dan masyarakat untuk mengubah pola pikir dari budaya kerja yang hanya bersifat simbolis menjadi budaya kerja yang menghasilkan manfaat nyata. Menurutnya, setiap pekerjaan harus diselesaikan dengan sungguh-sungguh hingga tuntas agar memberikan dampak bagi masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Bupati meminta Kepala Sekolah, panitia pembangunan, serta pengawas agar mengawal proses pembangunan dengan baik sehingga kualitas pekerjaan tetap terjaga dan dapat diselesaikan sesuai target waktu selama 90 hari.
Ia turut menjelaskan bahwa kondisi fiskal Pemerintah Kabupaten Lembata saat ini masih menghadapi keterbatasan, sebagaimana juga dialami banyak daerah lain di Indonesia, termasuk di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Meski demikian, ia menegaskan bahwa keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti membangun.
Karena itu, Bupati mengajak seluruh kepala desa dan masyarakat untuk tetap menjaga semangat gotong royong, memperkuat kerja sama, serta mendukung setiap program pembangunan pemerintah dengan penuh kesabaran demi mewujudkan kemajuan Kabupaten Lembata.
Menurutnya, komitmen pemerintah untuk terus hadir dan bekerja bersama masyarakat merupakan wujud nyata kecintaan kepada rakyat. Pemerintah, katanya, tidak boleh hanya hadir dalam bentuk kebijakan, tetapi juga harus hadir melalui kerja dan pengorbanan di lapangan.
Di akhir sambutannya, Bupati menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas keterlambatan kehadirannya. Ia menjelaskan bahwa sebelumnya telah melaksanakan rangkaian agenda kerja di sejumlah wilayah, mulai dari Lewoleba, Ile Ape, hingga Lewoelen, sebelum akhirnya tiba di Desa Nilanapo pada sore hari.
Peletakan batu pertama pembangunan TK Lesu Mani diharapkan menjadi langkah awal dalam meningkatkan mutu pendidikan anak usia dini di Kecamatan Omesuri sekaligus memperkuat komitmen Pemerintah Kabupaten Lembata dalam menghadirkan pembangunan yang merata, berkualitas, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (ProkompimPemkabLembata)















