- Andika Terpilih Jadi Ketua PP IPMALUTIM, Usung Arah Baru Organisasi
- Pemkab Lembata Buka Peluang Besar Kerja Sama dengan Surabaya, Potensi Ikan hingga Porang Jadi Andalan
- Pansus DPRD Lembata Soroti Realisasi Pajak dan Belanja Pegawai, Sampaikan Rekomendasi Perbaikan Tata Kelola
- Wakil Bupati Lembata Resmi Buka Edukasi Gizi dan Pelatihan Kader Dapur Sehat Atasi Stunting Tahun 2026
- SLB Negeri Lewoleba Catat Sejarah, Gelar Ujian Sekolah Berbasis Android dan Laptop
- Langkah Suci Menuju Mekkah, Wakil Bupati Resmi Lepas Jamaah Haji Kabupaten Lembata
- Pemkab Lembata dan PDAM Gelar Rapat Rencana Kerja dan Anggran Perusahaan 2026, Targetkan Surplus dan Peningkatan Pelayanan kepada Masyarakat
- Wakil bupati Lembata Pastikan Pemerintah Hadir, Proses Autopsi Dikawal Demi Keadilan Publik
- Bupati Lembata Ikuti Rapat Persiapan Hari Lanjut Usia Nasional 2026 dan Pembangunan Sekolah Rakyat di NTT
- Bupati Lembata Lantik Penjabat Kepala Desa Antar Waktu Leuwayan, Tekankan Pelayanan dan Percepatan Pembangunan
Direksi Baru Bank NTT Ditetapkan: Gubernur Melki Mandatkan Akselerasi Transformasi, Bupati Lembata Tagih Kinerja Kredit Produktif
Di bawah kepemimpinan Direktur Utama Charlie Paulus, formasi baru ini dibebani ekspektasi tinggi untuk melakukan transformasi fundamental

MDTV-NEWS.com,Kupang - Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) pada Rabu (12/11) resmi menetapkan jajaran direksi dan komisaris baru.
Baca Lainnya :
- DIDUGA ABAIKAN HAK Ah DEBITUR, LBH SIKAP LAYANGKAN SOMASI KEPADA BANK NTT*0
- Peringati HGN ke-80, Bupati Lembata Buka Turnamen Igornas Cap I, Saling Balas di Laga Pembuka.0
- Semangat Hari Pahlawan di Dapur MBG: PIC Lembata Sentil Kebijakan Proteksi Ayam, Wabup Nasir Ajak Sinergi Lokal.0
- Pemda Lembata Bersama BPJS Ketenagakerjaan Gelar Rapat Monev Bagi Pekerja Jasa Konstruksi.0
- Rakor Penanggulangan Kemiskinan,Mans Wutun: kemiskinan tanggung jawab bersama yang memerlukan kerja kolaboratif.0
Di bawah kepemimpinan Direktur Utama Charlie Paulus, formasi baru ini dibebani ekspektasi tinggi untuk melakukan transformasi fundamental.
Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, selaku Pemegang Saham Pengendali (PSP) secara tegas memandatkan penguatan tata kelola (GCG) dan percepatan modernisasi bank. Namun, di sisi lain, suara pemegang saham dari daerah menuntut bukti kinerja nyata, khususnya dalam penyaluran kredit produktif ke sektor riil.
RUPS LB yang digelar di Aula Fernandez, Kantor Gubernur NTT, ini dihadiri lengkap oleh para bupati/wali kota se-NTT sebagai pemegang saham.
Jika Gubernur Melki Laka Lena berfokus pada mandat tata kelola dan transisi kepemimpinan yang cepat, suara berbeda datang dari pemegang saham daerah.
Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, memberikan catatan tajam dan harapan bersyarat kepada jajaran pengurus baru. Bupati Kanis menegaskan bahwa pergantian personel di jajaran puncak Bank NTT jangan hanya menjadi 'seremoni' rutin tanpa dampak signifikan bagi perekonomian di daerah.
"Kami (Pemda Lembata) menaruh harapan besar pada profesionalisme jajaran baru ini. Namun, kami tidak ingin ini menjadi 'seremoni' ganti orang saja. Bank NTT harus real berubah," ujar Bupati Kanisius saat dimintai tanggapannya usai RUPS LB.
Ia secara spesifik menyoroti kinerja penyaluran kredit yang dinilai masih perlu dioptimalkan untuk menyentuh usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah seperti Lembata.
"Kami akan tagih kinerjanya di RUPS berikutnya. Tata kelola harus benar-benar ditegakkan, dan yang terpenting, penyaluran kredit produktif untuk UMKM di daerah harus jadi prioritas, bukan sekadar 'lip service'. Bank ini milik rakyat NTT, maka harus paling depan mensejahterakan rakyat di daerah," tegasnya.
Di sisi lain, Gubernur Melki Laka Lena dalam keterangannya menjelaskan bahwa tiga agenda utama RUPS LB, yakni penetapan pengurus, rencana bisnis, dan catatan strategis, telah tuntas dibahas.
"Seluruh tahapan (penetapan pengurus) telah dijalankan sesuai mekanisme resmi dan proses di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Rapat berlangsung produktif, kami menyambut baik berbagai catatan dan harapan dari para pemegang saham," ujar Gubernur Melki.
Gubernur Melki memastikan transisi kepemimpinan berjalan tanpa jeda. Ia berkomitmen untuk segera menerbitkan Surat Keputusan (SK) Gubernur agar pelantikan dapat segera dilaksanakan.
"Saya akan mengeluarkan SK Gubernur untuk pengangkatan Direksi dan Komisaris, setelahnya langsung dilantik sehingga tidak terjadi kekosongan yang lama," tegasnya.
Berikut adalah komposisi Direksi dan Komisaris Bank NTT yang telah disahkan dalam RUPS LB dan akan segera dilantik: Jajaran Direksi: Direktur Utama, Charlie Paulus, Direktur Umum dan SDM, Rahmat Saleh, Direktur Kredit, Alo Geong,
Direktur Dana dan Treasury, Heru Helbianto.
Sementara Direktur Kepatuhan, Kris Adoe, menjabat sementara menunggu persetujuan OJK atas nama usulan baru, Ibu Revi. Adapun Jajaran Komisaris: Komisaris Utama, dijabat oleh Donny Heatubun.
Selai itu, RUPS LB juga menyepakati untuk mengusulkan nama Landu Praing sebagai Direktur Dana dan IT kepada OJK, sebagai bagian dari strategi penguatan teknologi dan digitalisasi bank.
Penetapan ini menandai babak baru bagi Bank NTT, yang kini dituntut untuk menyeimbangkan antara tuntutan profesionalisme, modernisasi, dan fungsi fundamentalnya sebagai penopang ekonomi rakyat di seluruh pelosok NTT.
(prokompimkablembata/Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT)
















