- Andika Terpilih Jadi Ketua PP IPMALUTIM, Usung Arah Baru Organisasi
- Pemkab Lembata Buka Peluang Besar Kerja Sama dengan Surabaya, Potensi Ikan hingga Porang Jadi Andalan
- Pansus DPRD Lembata Soroti Realisasi Pajak dan Belanja Pegawai, Sampaikan Rekomendasi Perbaikan Tata Kelola
- Wakil Bupati Lembata Resmi Buka Edukasi Gizi dan Pelatihan Kader Dapur Sehat Atasi Stunting Tahun 2026
- SLB Negeri Lewoleba Catat Sejarah, Gelar Ujian Sekolah Berbasis Android dan Laptop
- Langkah Suci Menuju Mekkah, Wakil Bupati Resmi Lepas Jamaah Haji Kabupaten Lembata
- Pemkab Lembata dan PDAM Gelar Rapat Rencana Kerja dan Anggran Perusahaan 2026, Targetkan Surplus dan Peningkatan Pelayanan kepada Masyarakat
- Wakil bupati Lembata Pastikan Pemerintah Hadir, Proses Autopsi Dikawal Demi Keadilan Publik
- Bupati Lembata Ikuti Rapat Persiapan Hari Lanjut Usia Nasional 2026 dan Pembangunan Sekolah Rakyat di NTT
- Bupati Lembata Lantik Penjabat Kepala Desa Antar Waktu Leuwayan, Tekankan Pelayanan dan Percepatan Pembangunan
Menjaga Toleransi,FKUB Lembata Rayakan Hari Toleransi Internasional Bersama Paguyuban Nusantara
FKUB Kabupaten Lembata menggandeng Paguyuban Nusantara, Pemuda lintas Agama (Pelita), para penyuluh lintas agama Kementrian Agama Kabupaten Lembata, serta utusan sekolah dari berbagai tingkatan.

MDTV-NEWS.com, Lewoleba - Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Lembata siap merayakan Hari Toleransi Internasional (HTI) yang ke 80 tahun, Minggu (16/11/2025) mendatang.
Dalam sejarah Kabupaten Lembata, untuk pertama kalinya, Hari Toleransi Internasional ini dirayakan. Dan untuk memeriahkan HTI, FKUB Kabupaten Lembata menggandeng Paguyuban Nusantara, Pemuda lintas Agama (Pelita), para penyuluh lintas agama Kementrian Agama Kabupaten Lembata, serta utusan sekolah dari berbagai tingkatan.
“Ini pertama kalinya terjadi di sini, kita merayakan Hari Toleransi Internasional. NTT dan Lembata sangat terkenal menjunjung tinggi toleransi hidup beragama. Karena itu semangat dan spirit toleransi antar umat beragama di tanah Lembata harus terus dijaga. Melalui kegiatan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat termasuk paguyuban etnis nusantara yang ada di Kabupaten Lembata, kita membangun ikatan persaudaraan yang kuat, “ ujar Ketua FKUB Kabupaten Lembata, Yakobus Kia, S.Ag
Baca Lainnya :
- 5 Gol Imelda Uri Ata berhasil membawa Tim Futsal Kerapu Bean Melaju ke Final.0
- Sambut HUT ke-14, DPD NasDem Lembata Berikan Bantuan Langsung Kepada Kelompok Difabel0
- Peringati HKN ke-61,Dinas Kesehatan Lembata Gelar Jambore Kader Posyandu.0
- Festival Tanah Mean 2025: Kolaborasi Strategis Wujudkan Ketangguhan Bencana di Lembata.0
- Jagung Titi Baleo Hadir di Outlet Bukit Siguntang, Bupati Kanis: Simbol Ketahanan Pangan dan Kebangkitan Ekonomi Lembata.0
Perayaan Hari Toleransi Internasional akan diisi dengan karnaval yang dimulai dari perempatan Wangatoa melewati jalur tengah menuju perempatan ATM BNI, belok kanan menuju perempatan Hotel Rejeki dan masuk Gapura Taman Kota Swaolsa Titen. Rombongan karnaval akan dilepas Kepala Kementrian Agama Kabupaten Lembata, H. Jamaludin Malik, S.Ag dan akan diterima oleh Bupati Lembata, Petrus Kanisius Tuaq. Setelah karnaval, dilanjutkan dengan seremonial menyalakan obor toleransi dan malam pentas bertajuk toleransi dan kerukunan.
Dalam beberapa kali rapat persiapan yang dipimpin Koordinator, Hj Mansyur Masan Purab dan Ketua Panitia, Karolus Kumbala, seluruh paguyuban yang diundang menyatakan dukungan untuk mengikuti kegiatan mulai dari karnaval hingga pentas seni dari daerah asal. Paguyuban Bali, Jawa, Sulawesi, Batak, Sumba, Timor, Rote, Ngada, Manggarai, Ende, Alor, Sikka, Solor, IKA Adonara menyatakan kesiapannya ikut karnaval dan mengisi pentas bernuansa toleransi. (fince Bataona/FKUB)
















