Bulan Bahasa 2026, Gugus Bougenville Gelar Lomba Literasi dan Numerasi untuk Tingkatkan Kemampuan Siswa

photo author
- Senin, 26 Oktober 2026 | 14:39 WITA
Bulan Bahasa 2026, Gugus Bougenville Gelar Lomba Literasi dan Numerasi untuk Tingkatkan Kemampuan Siswa
Foto Siswa Peserta Kegiatan Lomba Literasi dan Numerasi dalam menyongsong bulan bahasa 2026 bertempat di gedung SDK Tuamado panama kecamatan Buyasuri Kabupaten Lembata

BUYASURI, MDTV-NEWS.com — Menyongsong Bulan Bahasa Nasional 2026 dan memperingati Hari Sumpah Pemuda, Gugus Sekolah Dasar Bougenville menggelar lomba literasi dan numerasi bagi siswa sekolah dasar. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung sekaligus menumbuhkan semangat belajar peserta didik.

Kegiatan yang mengusung tema “Bahasa Indonesia Bermartabat, Indonesia Berdaulat” ini berlangsung selama dua hari, Senin hingga Selasa, 26–27 Oktober 2026, bertempat di gedung SDK Tuamado, Panama, Kecamatan Buyasuri, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur.

Sebanyak 124 siswa mengikuti perlombaan tersebut. Mereka berasal dari sekolah-sekolah yang tergabung dalam Gugus Bougenville, dengan kategori lomba yang disesuaikan berdasarkan jenjang kelas masing-masing.

Untuk siswa kelas I dan II, perlombaan meliputi mewarnai dan membaca. Siswa kelas III mengikuti lomba menyusun dan membaca puisi sederhana, sedangkan siswa kelas IV hingga VI mengikuti lomba memprosakan puisi. Selain itu, diselenggarakan pula lomba numerasi bagi siswa kelas III hingga VI.


Hasil perlombaan dijadwalkan diumumkan pada 28 Oktober 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda.

Ketua Gugus Bougenville, Bonevantura Tawang, S.Pd.SD., mengatakan kegiatan tersebut dilatarbelakangi oleh keprihatinan terhadap kemampuan literasi dan numerasi siswa yang dinilai masih perlu ditingkatkan.

Menurutnya, kondisi kemampuan literasi dan numerasi secara nasional maupun di Kabupaten Lembata menjadi perhatian bersama, termasuk bagi sekolah-sekolah yang tergabung dalam Gugus Bougenville. Salah satu indikator yang menjadi perhatian adalah hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) siswa.

“Rata-rata nilai literasi dan numerasi masih sangat rendah. Untuk tingkat TKA, angkanya berkisar antara 4 sampai 5, sedangkan literasi bisa mencapai 5 sampai 6. Bagi kami di sekolah, angka tersebut masih cukup rendah,” ungkap Bonevantura.

Ia menjelaskan, kegiatan ini bertujuan memberikan motivasi kepada guru dan peserta didik agar semakin bersemangat dalam meningkatkan proses belajar dan mengajar di sekolah masing-masing.

Bonevantura berharap para guru terus berupaya meningkatkan kualitas pembelajaran, khususnya dalam bidang literasi dan numerasi, sehingga berdampak pada peningkatan mutu pendidikan serta kemampuan akademik siswa di lingkungan Gugus Bougenville.

Senada dengan itu, Ketua Panitia Lomba Literasi dan Numerasi Gugus Bougenville, Agustinus Adar, S.Pd., mengatakan rendahnya kemampuan literasi dan numerasi perlu mendapat perhatian serius, terutama melalui peningkatan minat baca dan pembiasaan belajar sejak dini.

“Tujuan dari kegiatan ini untuk memotivasi siswa agar mulai membaca sejak dini dan menumbuhkan kecintaan mereka terhadap Bahasa Indonesia,” ungkap Agustinus.

Ia berharap, melalui kegiatan tersebut, setiap satuan pendidikan semakin terdorong untuk membiasakan aktivitas literasi dan numerasi di sekolah. Dengan demikian, kemampuan membaca, memahami bacaan, dan berhitung siswa dapat terus berkembang.

“Setelah kegiatan ini, satuan pendidikan diharapkan termotivasi untuk melakukan pembiasaan literasi dan numerasi di sekolah,” tambahnya.

Antusiasme juga datang dari para peserta. Reni, Astyn, dan Ina Bao, siswa peserta lomba dari SDK Aliuroba, mengaku bangga karena mendapat kesempatan mewakili sekolah mereka dalam kegiatan tersebut.

Menurut mereka, perlombaan ini menjadi pengalaman berharga sekaligus motivasi untuk semakin gemar membaca dan meningkatkan kemampuan literasi serta numerasi.

“Saya berharap kegiatan ini diadakan lagi tahun depan,” ungkap Astyn. Ia berharap lomba tersebut dapat terus dilaksanakan setiap tahun agar para siswa memiliki kesempatan untuk mengembangkan dan memperbaiki kemampuan mereka.

Melalui kegiatan ini, Gugus Bougenville diharapkan dapat mendorong peningkatan budaya membaca dan kemampuan berhitung sejak dini. Sinergi antara guru, sekolah, dan peserta didik menjadi salah satu langkah penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran serta mempersiapkan generasi muda yang cakap, kritis, dan mampu menjadi agen perubahan di masa depan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

info Silakan tulis komentar dengan bahasa yang santun. Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin.
X