- Andika Terpilih Jadi Ketua PP IPMALUTIM, Usung Arah Baru Organisasi
- Pemkab Lembata Buka Peluang Besar Kerja Sama dengan Surabaya, Potensi Ikan hingga Porang Jadi Andalan
- Pansus DPRD Lembata Soroti Realisasi Pajak dan Belanja Pegawai, Sampaikan Rekomendasi Perbaikan Tata Kelola
- Wakil Bupati Lembata Resmi Buka Edukasi Gizi dan Pelatihan Kader Dapur Sehat Atasi Stunting Tahun 2026
- SLB Negeri Lewoleba Catat Sejarah, Gelar Ujian Sekolah Berbasis Android dan Laptop
- Langkah Suci Menuju Mekkah, Wakil Bupati Resmi Lepas Jamaah Haji Kabupaten Lembata
- Pemkab Lembata dan PDAM Gelar Rapat Rencana Kerja dan Anggran Perusahaan 2026, Targetkan Surplus dan Peningkatan Pelayanan kepada Masyarakat
- Wakil bupati Lembata Pastikan Pemerintah Hadir, Proses Autopsi Dikawal Demi Keadilan Publik
- Bupati Lembata Ikuti Rapat Persiapan Hari Lanjut Usia Nasional 2026 dan Pembangunan Sekolah Rakyat di NTT
- Bupati Lembata Lantik Penjabat Kepala Desa Antar Waktu Leuwayan, Tekankan Pelayanan dan Percepatan Pembangunan
Bupati Lembata Ajak Warga Jadikan Gerakan Menanam Sebagai Gaya Hidup
Kegiatan penanaman perdana di Kebun Seminari SFS Paroki Pada jadi simbol kolaborasi antara pemerintah, Gereja, dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan daerah.

LEWOLEBA, MDTv News — Pemerintah Kabupaten Lembata di bawah kepemimpinan Bupati Petrus Kanisius Tuaq kembali menunjukkan langkah nyata dalam memperkuat ketahanan pangan daerah. Hal ini tampak dari kehadiran Bupati pada kegiatan penanaman perdana Kebun Seminari SFS Paroki Pada, yang berlangsung di Dusun Labanobol, Desa Watokobu, Kecamatan Nubatukan, Jumat (7/11/2025).
Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi antara pemerintah daerah, Gereja, dan masyarakat untuk mengoptimalkan lahan pertanian melalui penanaman berbagai komoditas pangan seperti padi, jagung, ubi, dan nanas. Langkah ini menjadi wujud semangat gotong royong dalam membangun kemandirian pangan lokal serta menjaga keberlanjutan lingkungan.
Dalam sambutannya, Ketua Delegasi Seminari SFS, P. Anil Kumar Suwarna, MSFS, menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan dukungan Bupati terhadap peran Gereja dalam pemberdayaan masyarakat.
Baca Lainnya :
- Menjaga Toleransi,FKUB Lembata Rayakan Hari Toleransi Internasional Bersama Paguyuban Nusantara0
- 5 Gol Imelda Uri Ata berhasil membawa Tim Futsal Kerapu Bean Melaju ke Final.0
- Sambut HUT ke-14, DPD NasDem Lembata Berikan Bantuan Langsung Kepada Kelompok Difabel0
- Peringati HKN ke-61,Dinas Kesehatan Lembata Gelar Jambore Kader Posyandu.0
- Festival Tanah Mean 2025: Kolaborasi Strategis Wujudkan Ketangguhan Bencana di Lembata.0
“Kegiatan ini bukan hanya untuk menanam, tetapi juga menanam harapan — bagaimana kita belajar mencintai bumi. Kami berterima kasih kepada Bupati Lembata atas dukungannya terhadap peran Gereja bagi masyarakat,” ujar P. Anil Kumar.
Sementara itu, Bupati Petrus Kanisius Tuaq memberikan apresiasi kepada pihak Seminari SFS dan umat Paroki Pada atas prakarsa yang dinilainya memiliki nilai sosial, ekonomi, dan spiritual.
“Saya senang dapat hadir dan bertemu langsung dengan masyarakat. Tempat ini adalah surga di pinggir kota. Pemerintah berkewajiban untuk hadir dan bekerja bersama masyarakat,” ungkap Bupati.
Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus mendukung kegiatan produktif masyarakat, khususnya yang memanfaatkan potensi lokal dan berorientasi pada peningkatan ekonomi berbasis pertanian. Menurutnya, kegiatan seperti ini bukan sekadar menanam, tetapi juga membangun kesadaran untuk mencintai tanah dan menjaga warisan alam bagi generasi berikutnya.
Menanggapi kondisi infrastruktur, Bupati menginstruksikan Dinas PUPR untuk mengkaji peningkatan akses jalan menuju Dusun Labanobol secara bertahap. Ia berharap perbaikan akses tersebut dapat memperlancar aktivitas ekonomi warga serta distribusi hasil pertanian.
Kegiatan penanaman perdana di Kebun Seminari SFS ini menjadi simbol sinergi antara pemerintah, Gereja, dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan daerah. Melalui gerakan bersama ini, diharapkan lahan-lahan tidur dapat kembali produktif dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan warga Lembata.
Menutup kegiatan, Bupati Tuaq mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan gerakan menanam sebagai bagian dari gaya hidup dan tanggung jawab bersama.
“Mari kita mulai dari halaman rumah, dari kebun kecil di sekitar kita. Dengan menanam, kita menjaga bumi dan menyiapkan masa depan anak-anak Lembata yang lebih sejahtera,” pesan Bupati.
Sumber: Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Lembata
















