- Kecelakaan lalulintas di lembata,mobil pick up terbalik,pemotor terpental keluar badan jalan
- Desa Cantik 2026 Diluncurkan: IPM Meningkat, Kemiskinan Masih Tinggi, Bupati Lembata Tekankan Pentingnya Data Akurat
- Halal Bihalal BKMT–Kemenag Bersama Umat Lembata Ditutup Wabup Nasir, Tekankan Peran Ibu dan Harmoni
- Komunitas Sound System Lembata Kukuhkan Pengurus Baru Periode 2026–2029
- Bupati Lembata Promosikan Hidden Gem Pariwisata di Festival Lamaholot, Data Kunjungan Jadi Sorotan
- Hadiri Festival Lamaholot, Bupati Lembata Tegaskan Dukungan Pemerintah terhadap Eksistensi Budaya dan Transformasi Ekonomi
- Merajut Kasih di Wailolong: Saat Idulfitri dan Paskah Menyatukan Hati
- Dari Panggung Seni ke Kehidupan Masyarakat, Frater Ritapiret Belajar Nilai Sosial dan Spiritualitas
- Uji coba Pembukaan Ramp Door Kapal Fery KMP Inerie II Tidak Dapat Dilakukan di Pelabuhan Laut Lewoleba
- Enam Bulan Perjuangan Pemda Lembata, ASDP Gagal Yakinkan Kapten: Kapal Terapung Tanpa Tindakan
AHP LAKSANAKAN SOSIALISASI 4 PILAR DI BATU CERMIN, MANGGARAI BARAT
Flores memegang peranan penting lahirnya pilar kebangsaan yang sampai hari ini menjadi ideologi bangsa yang kita kenal dengan Pancasila.

MDTV-NEWS.com, Batu Cermin - Dr. Andreas Hugo Pareira Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Dapil NTT 1 melaksanakan kegiatan Sosialisasi 4 Pilar di Kelurahan Batu Cermin, Kecamatan Komodo pada tanggal 31 Oktober 2025 kemarin.
Kegiatan ini dilaksanakan di rumah salah satu tokoh masyarakat Desa Batu Cermin, masyarakat yang hadir sebagai peserta baik dari tokoh masyarakat, tokoh pemuda, para orang tua dan juga penerima beasiswa KIP Aspirasi AHP.
Dalam pemaparannya, AHP menyampaikan materi perihal Pancasila, Bung Karno dan Flores, dimana ia menceritakan bagaimana sejarah Pancasila lahir di bumi Flores, tepatnya di kota Ende, saat Bung Karno diasingkan oleh pemerintah Belanda melalui hak prerogratif Gubernur Jenderal saat itu. Sehingga kita sebagai generasi muda Flores dan NTT harus berbangga diri karena Flores memegang peranan penting lahirnya pilar kebangsaan yang sampai hari ini menjadi ideologi bangsa yang kita kenal dengan Pancasila.
Baca Lainnya :
- Pemkab Lembata Gelar Apel Hari Guru Nasional 2025 dan HUT ke-80 PGRI, Bupati Tuaq: Guru adalah Penjaga Masa Depan Bangsa0
- Tongkat Gembala Berganti, Pemkab Lembata Apresiasi Mgr. Kopong Kung dan Sambut Harapan Baru Uskup Monteiro0
- Vatikan Siap Umumkan Uskup Baru Larantuka, Sukacita Meluas hingga ke Lembata0
- Amelia Leumara, Siswi SMA Frateran Don Bosco Lewoleba Dikukuhkan sebagai Duta TB Remaja0
- Sinarmas Multifinance Ende Ajak Masyarakat Lintas Profesi Raih Peluang Ekonomi Baru Lewat Program Agency0
Dalam sesi dialog dengan para peserta AHP juga menekankan pentingnya pendidikan dalam merubah nasib suatu bangsa. “Tidak ada negara maju di dunia, yang pendidikannya tidak maju”. Sehingga menurut AHP, adik-adik adalah para agent of change yang bisa merubah nasib keluarga, daerah, bangsa dan negara.
Terakhir AHP berpesan kepada para mahasiswa untuk bertanggung jawab menyelesaikan kuliahnya, membangun relasi (network), dan juga menjaga karakternya. “Orang sukses tidak dilihat dari nilai saja tetapi juga karakter yakni kejujuran dan integritasnya”. Dengan demikian hal-hal tersebut menjadi jalan masuk menuju kesuksesan, tutup AHP. Untuk menutup pertemuan ini, Dr. Andreas Hugo Pareira juga membagikan sembako kepada para peserta masyarakat yang hadir.***
















