- Bupati dan Wabup Lembata Resmikan Oksigen Sentral RSUD Lewoleba, Tingkatkan Layanan Kesehatan
- Keunikan Sarung Adat Ile Ape Proses 3 Tahun Hargai Rp25 Juta, Memukau Pengunjung Festival Lamaholot
- Karnaval Budaya Meriahkan Pembukaan Festival Internasional Lamaholot 2026 di Lewoleba
- 14 Tahun Mengarungi Badai dan Bahagia, Kisah Inspiratif Keluarga Paulus Geradus Hurint dalam Membangun Rumah Tangga
- Di Tengah Tantangan Lembata, Bupati Kanisius Tuaq: Jangan Sampai Kita Mengalami Krisis Iman
- Pulang Membawa Cahaya Tanah Suci, Tiga Jamaah Haji Lembata Disambut Penuh Syukur dan Haru
- Bupati Lembata Sambut Kepulangan Jamaah Haji Lembata, Wujud Syukur atas Perjalanan Ibadah yang Penuh Berkah
- Bupati Lembata Turun Tangan Bangun Fondasi TK St. Mikhael Baobolak, Ikut Angkut Batu Bersama Warga
- 80 Tahun Mengabdi, Polri berkomitmen terus menghadirkan pelayanan terbaik Untuk Masyarakat
- Siswa SMKN 1 Maumere Borong 3 Emas di Shoto-Kai Open Tournament Karate Piala Gubernur NTT 2026
Bupati dan Wabup Lembata Resmikan Oksigen Sentral RSUD Lewoleba, Tingkatkan Layanan Kesehatan

LEMBATA, MDTV-NEWS.com – Penantian panjang untuk menghadirkan sistem oksigen sentral di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lewoleba akhirnya terwujud. Bupati Lembata Petrus Kanisius Tuaq bersama Wakil Bupati Muhammad Nasir secara resmi meluncurkan mesin produksi oksigen dan sistem Oksigen Sentral RSUD Lewoleba, Kamis (2/7/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Petrus Kanisius Tuaq mengungkapkan rasa syukur atas beroperasinya fasilitas tersebut. Menurutnya, kehadiran Oksigen Sentral akan memperkuat kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Lembata.
Ia mengapresiasi langkah RSUD Lewoleba yang menjalin kerja sama dengan PT Multi Gas Medika (MGM) untuk menghadirkan sistem distribusi oksigen yang lebih modern dan efisien.
Baca Lainnya :
- Keunikan Sarung Adat Ile Ape Proses 3 Tahun Hargai Rp25 Juta, Memukau Pengunjung Festival Lamaholot0
- Karnaval Budaya Meriahkan Pembukaan Festival Internasional Lamaholot 2026 di Lewoleba0
- 14 Tahun Mengarungi Badai dan Bahagia, Kisah Inspiratif Keluarga Paulus Geradus Hurint dalam Membangun Rumah Tangga0
- Di Tengah Tantangan Lembata, Bupati Kanisius Tuaq: Jangan Sampai Kita Mengalami Krisis Iman0
- Pulang Membawa Cahaya Tanah Suci, Tiga Jamaah Haji Lembata Disambut Penuh Syukur dan Haru0
"Di tengah efisiensi dan keterbatasan yang kita hadapi, pelayanan induk oksigen kini bisa dilakukan secara terpusat dan tidak lagi manual untuk memenuhi kebutuhan di setiap kamar. Terima kasih kepada RSUD Lewoleba dan PT MGM. Mudah-mudahan pelayanan kesehatan menjadi semakin baik," ujar Bupati.
Ia berharap fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal sebagai salah satu upaya meningkatkan mutu layanan kesehatan di RSUD Lewoleba.
"Mudah-mudahan pelayanan kesehatan di rumah sakit semakin baik dan semakin mengutamakan kepentingan masyarakat," tambahnya.
Sementara itu, Direktur RSUD Lewoleba, drg. Yoseph Freinademets Paun, menjelaskan bahwa pembangunan sistem Oksigen Sentral merupakan bagian dari transformasi pelayanan kesehatan sesuai arahan Kementerian Kesehatan.
Menurutnya, seluruh rumah sakit di Indonesia diarahkan menerapkan Kriteria Rawat Inap Standar (KRIS), yang memiliki 12 indikator pelayanan. Salah satu indikator tersebut adalah tersedianya outlet oksigen di setiap tempat tidur pasien.
"Untuk menjalankan outlet yang tersentral diperlukan mesin produksi oksigen. Karena itu kami membangun kerja sama dengan pihak ketiga, dalam hal ini PT Multi Gas Medika," jelasnya.
Ia mengatakan, dari total 102 tempat tidur di RSUD Lewoleba, telah dipetakan sebanyak 79 titik outlet oksigen sentral. Rinciannya meliputi 7 outlet di Instalasi Gawat Darurat (IGD), 5 di Instalasi Bedah Sentral, 4 di IGD PONEK, 8 di ruang anak, 8 di ruang bedah, 6 di ruang Perina dan PICU, 9 di ruang ICU dan PICU, serta 19 outlet di ruang penyakit dalam atau ruang dewasa.
Menurut Yoseph, sistem tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan sekaligus menekan biaya operasional rumah sakit.
Peresmian ditandai dengan pemotongan pita dan pembukaan keran jalur distribusi oksigen secara simbolis oleh Bupati Petrus Kanisius Tuaq bersama Wakil Bupati Muhammad Nasir sebagai tanda mulai beroperasinya sistem Oksigen Sentral RSUD Lewoleba. Pada kesempatan yang sama juga dilakukan penyerahan hak akses pemanfaatan data kependudukan anak.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua DPRD Lembata Fransiskus Xaverius Namang, Ketua Komisi III DPRD Lembata Abdurrahman Muhammad, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lembata dr. Bernadus Yoseph Beda, jajaran tenaga kesehatan RSUD Lewoleba, perwakilan PT Multi Gas Medika, serta sejumlah tamu undangan lainnya.***















