- Pemkab Lembata dan BPJS Ketenagakerjaan Teken Kerja Sama Perlindungan Pekerja Rentan
- Bupati Lembata Hadiri Rakor: Belanja Pegawai NTT Capai 54 Persen, ASN Tak Boleh Dirumahkan Tapi Anggaran Menipis
- Dua Ranperda Strategis Disepakati, Pemda dan DPRD Lembata Perkuat Perlindungan Anak dan Tenaga Kerja
- Wabup Lembata Hadiri Apel Pasukan Semana Santa Turangga 2026, Pastikan Kesiapan Pengamanan Paskah
- Bupati Lembata Hadiri Perayaan Minggu Palma di Idalolong, Serukan Toleransi dan Pembangunan Berbasis Rakyat
- DPRD dan Pemkab Lembata Sepakati Perubahan Struktur OPD, Jumlah Perangkat Daerah Dikurangi
- Menjelang Akhir Triwulan I, Kepatuhan ASN Lembata pada SPT dan LHKPN Masih Rendah
- RAT KDMP Pada Bahas Evaluasi Kinerja dan Penguatan Tata Kelola Koperasi
- Menjelang Akhir Triwulan I, Kepatuhan ASN Lembata pada SPT dan LHKPN Masih Rendah
- Pemkab Lembata dan ASDP Gelar Pertemuan dengan Pengguna Jasa, Bahas Solusi Layanan Penyeberangan
Dapur MBG SPPG 03 Lembata Resmi Beroperasi, Wakil Bupati Lembata Tekankan Kualitas dan Pemberdayaan Ekonomi Lokal

LEWOLEBA, MDTV-NEWS.COM - Wakil Bupati Lembata, H. Muhamad Nasir secara resmi meresmikan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) SPPG 03 Lembata, di Waikilok, Kelurahan Lewoleba Utara, Kota Lewoleba, Selasa (13/1).
Pengresmian didampingi oleh Ketua Tani Merdeka Indonesia Lembata di bawah naungan Yayasan Ina Ata Budi Diken, dan turut dihadiri unsur Forkopimda, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat merangkap Ketua Satgas Percepatan MBG Kabupaten Lembata, Quintus Irenius Suciadi, Anggota Komisi II DPRD Lembata, David Blasius Huklele Gole, para Kepala SPPG dan Ketua SPPI se-Kabupaten Lembata, serta unsur terkait lainnya.
Dalam sambutannya, perwakilan Yayasan Ina Ata Budi Diken, Ignatius Pati Ola, menegaskan komitmen yayasan dalam menjaga kualitas makanan bagi para penerima manfaat.
Baca Lainnya :
- Pemerintah Kabupaten Lembata Raih Peringkat 226 dengan Nilai 3,57, Terbaik di Provinsi NTT0
- Bangun Bukit Ruminansia Terpadu, Bupati Lembata Perkuat Fondasi Peternakan Modern dan Ekonomi Rakyat0
- Wabup Lembata Tinjau Lokasi Pembangunan Rusun ASN di Kawasan Khonen0
- SDK Santo Yosep 2 Kupang Gaungkan Permainan Rakyat dan Literasi Sekolah0
- Bantuan Alsintan Pemkab Lembata Dongkrak Produksi Padi Petani Waikomo0
“Kami akan terus memperhatikan mutu makanan bergizi yang diberikan. Sebagai pengurus yayasan, kami bersyukur atas kepercayaan kemitraan ini. Mari bersama-sama mengawasi proses penyaluran MBG agar berjalan dengan baik dan berkelanjutan,” ujar perwakilan yayasan.
Sementara Wakil Bupati Lembata, H. Muhamad Nasir dalam sambutannya menekankan bahwa Program Dapur MBG merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya melalui pengentasan gizi buruk dan stunting.
“Program ini mendukung tumbuh kembang anak-anak, kesehatan ibu hamil dan menyusui, serta peningkatan kualitas pendidikan. Pemerintah Daerah menyambut baik keberadaan SPPG ini agar generasi penerus Lembata mendapatkan asupan gizi yang sehat dan seimbang,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kualitas makanan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional.
“Mulai dari bahan baku, pengolahan, pengiriman hingga pengelolaan limbah harus sesuai standar. Karena yang kita layani adalah masyarakat dan anak-anak kita sendiri. Kita ingin mereka tumbuh sehat, kuat, dan cerdas sebagai fondasi generasi emas,” kata Wabup Nasir mengingatkan.
Tak hanya fokus pada pemenuhan gizi, Wakil Bupati juga menyoroti peran Dapur MBG dalam memberdayakan ekonomi lokal.
“Dapur ini harus melibatkan tenaga kerja lokal, UMKM, dan petani setempat agar dapat menggerakkan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lembata,” pungkasnya.
Saat ini, SPPG 03 Lembata melayani sekitar 1.052 penerima manfaat dari lima lembaga, yakni: TK Don Bosco 78 siswa, TK RA 74 siswa, SDK Don Bosco 335 siswa, SMPK Don Bosco 481 siswa, dan Posyandu Waikilok 84 anak.
Dengan beroperasinya Dapur MBG SPPG 03, diharapkan program ini menjadi gerakan bersama yang berkelanjutan demi menciptakan generasi Lembata yang lebih sehat, cerdas, dan berdaya saing di masa depan. (Prokompimkablembata)
















