- Andika Terpilih Jadi Ketua PP IPMALUTIM, Usung Arah Baru Organisasi
- Pemkab Lembata Buka Peluang Besar Kerja Sama dengan Surabaya, Potensi Ikan hingga Porang Jadi Andalan
- Pansus DPRD Lembata Soroti Realisasi Pajak dan Belanja Pegawai, Sampaikan Rekomendasi Perbaikan Tata Kelola
- Wakil Bupati Lembata Resmi Buka Edukasi Gizi dan Pelatihan Kader Dapur Sehat Atasi Stunting Tahun 2026
- SLB Negeri Lewoleba Catat Sejarah, Gelar Ujian Sekolah Berbasis Android dan Laptop
- Langkah Suci Menuju Mekkah, Wakil Bupati Resmi Lepas Jamaah Haji Kabupaten Lembata
- Pemkab Lembata dan PDAM Gelar Rapat Rencana Kerja dan Anggran Perusahaan 2026, Targetkan Surplus dan Peningkatan Pelayanan kepada Masyarakat
- Wakil bupati Lembata Pastikan Pemerintah Hadir, Proses Autopsi Dikawal Demi Keadilan Publik
- Bupati Lembata Ikuti Rapat Persiapan Hari Lanjut Usia Nasional 2026 dan Pembangunan Sekolah Rakyat di NTT
- Bupati Lembata Lantik Penjabat Kepala Desa Antar Waktu Leuwayan, Tekankan Pelayanan dan Percepatan Pembangunan
Di Forum Legio Maria, Bupati Lembata Singgung Fiskal Daerah dan Minta Warga Tak Bergantung Penuh pada Bantuan Pemerintah

LEWOLEBA, MDTV-NEWS.COM - Bupati Lembata, Petrus Kanisius Tuaq, menghadiri penutupan Pertemuan Tahunan Legio Maria tingkat komisium dekenat yang berlangsung di Aula Paroki Kristus Raja Wangatoa, Minggu (15/3).
Kegiatan ini secara resmi ditutup oleh Uskup Larantuka, Mgr. Yohanes Hans Monteiro, dan dihadiri Romo Deken Lembata, Philipus Sinyo Da Gomez, Sekretaris Keuskupan Larantuka, pastor paroki, tokoh agama, serta pengurus dan anggota Legio Maria dari berbagai paroki di Kabupaten Lembata.
Dalam sambutannya, Bupati Kanis Tuaq menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Lembata saat ini tengah menjalankan program prioritas unggulan Nelayan Tani Ternak (NTT) sebagai strategi pembangunan daerah menuju Lembata yang Maju, Lestari, dan Berdaya Saing.
Baca Lainnya :
- Paroki Salib Suci Hoelea Gelar Penguatan Agen Pastoral0
- Lembata Siap Jadi Tuan Rumah Operasi Katarak Gratis, 300 Warga 3T Ditargetkan Pulihkan Penglihatan0
- Pertemuan Para Uskup Dengan Kepala Daerah se-Daratan Flores dan Lembata0
- Di Bawah Cahaya Ramadan, Safari Wakil Bupati Lembata Hangatkan Kebersamaan Warga Desa Normal0
- Operasi Ketupat 2026 Dimulai, Polres Lembata Siaga Hadapi Mudik di Tengah Bayang-bayang Gejolak Global0

Namun ia mengakui tidak semua rencana pembangunan dapat berjalan mulus karena kondisi fiskal daerah yang terbatas, terutama setelah kebijakan pemangkasan anggaran dari pemerintah pusat.
“Kondisi fiskal kita memang sangat terbatas. Karena itu saya berharap masyarakat memahami situasi ini dan tidak sepenuhnya berharap bantuan dari pemerintah,” kata Bupati Kanis di hadapan peserta pertemuan Legio Maria.
Ia menekankan bahwa keberhasilan program Nelayan Tani Ternak sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat, bukan semata pada dukungan anggaran pemerintah daerah.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada pengurus dan anggota Legio Maria yang dinilai konsisten menyelenggarakan kegiatan rohani dan sosial di tengah masyarakat.
Menurutnya, pertemuan tahunan organisasi tersebut tidak hanya berfungsi sebagai forum evaluasi dan koordinasi, tetapi juga menjadi ruang memperdalam spiritualitas serta memperkuat komitmen pelayanan umat.
Lebih jauh, Bupati Kanis Tuaq menilai organisasi keagamaan seperti Legio Maria memiliki peran strategis dalam pembangunan sosial.
Pemerintah daerah, kata Bupati Kanis, tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membutuhkan dukungan dalam membangun karakter masyarakat melalui nilai-nilai moral dan spiritual.
Ia pun mengajak seluruh anggota Legio Maria untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menjaga kerukunan dan memperkuat solidaritas sosial.
Menurut Bupati Kanis, kolaborasi antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat menjadi fondasi penting bagi pembangunan daerah.
Menutup sambutannya, Bupati Lembata mengajak masyarakat menjadikan momentum Prapaskah dan Ramadan sebagai ruang memperkuat toleransi, semangat gotong royong, serta kepedulian sosial.
“Mari kita jadikan masa ini sebagai momentum memperkuat persaudaraan dan kebersamaan dalam membangun Lembata yang damai dan harmonis,” pungkasnya. (Prokompimkablembata)
















