- Andika Terpilih Jadi Ketua PP IPMALUTIM, Usung Arah Baru Organisasi
- Pemkab Lembata Buka Peluang Besar Kerja Sama dengan Surabaya, Potensi Ikan hingga Porang Jadi Andalan
- Pansus DPRD Lembata Soroti Realisasi Pajak dan Belanja Pegawai, Sampaikan Rekomendasi Perbaikan Tata Kelola
- Wakil Bupati Lembata Resmi Buka Edukasi Gizi dan Pelatihan Kader Dapur Sehat Atasi Stunting Tahun 2026
- SLB Negeri Lewoleba Catat Sejarah, Gelar Ujian Sekolah Berbasis Android dan Laptop
- Langkah Suci Menuju Mekkah, Wakil Bupati Resmi Lepas Jamaah Haji Kabupaten Lembata
- Pemkab Lembata dan PDAM Gelar Rapat Rencana Kerja dan Anggran Perusahaan 2026, Targetkan Surplus dan Peningkatan Pelayanan kepada Masyarakat
- Wakil bupati Lembata Pastikan Pemerintah Hadir, Proses Autopsi Dikawal Demi Keadilan Publik
- Bupati Lembata Ikuti Rapat Persiapan Hari Lanjut Usia Nasional 2026 dan Pembangunan Sekolah Rakyat di NTT
- Bupati Lembata Lantik Penjabat Kepala Desa Antar Waktu Leuwayan, Tekankan Pelayanan dan Percepatan Pembangunan
Patrianus Lali Wolo.,S.Pt.,MM Sekretaris DPD PDIP NTT, Sikap Tegas PDI Perjuangan Tolak Pilkada Melalui DPRD
Patrianus Lali Wolo.,S.Pt.,MM menegaskan keputusan final PDIP dalam hal Pemilihan kepala daerah (pilkada) harus tetap pada rel sesuai konstitusi yakni pemilihan oleh rakyat

Keterangan Gambar : Viktor Mado Watun dan Patrianus Lali Wolo
LEMBATA, MDTV-NEWS.COM - Sekretaris DPD PDI Perjuangan Provinsi Nusa Tenggara Timur (PDI-P) Patrianus Lali Wolo.,S.Pt.,MM menegaskan keputusan final PDIP dalam hal Pemilihan kepala daerah (pilkada) harus tetap pada rel sesuai konstitusi yakni pemilihan oleh rakyat.
Penegasan ini disampaikan Lali Wolo saat melakukan kunjungan kerja ke kantor DPC PDI P Lembata (17/1/2026)
Patrianus mengatakan, terkait goncang gincung pilkada, PDIP konsisten pada keputusan bahwa pemilihan kepala daerah dilakukan oleh rakyat sesuai konstitusi.
Baca Lainnya :
- Bantuan Pukat dan Alat Tangkap dari APBD 2025 Berhasil Tingkatkan Pendapatan Nelayan Lembata0
- Wabup Lembata Cek Kerusakan SDK 2 Lewotolok, Keselamatan Siswa Jadi Prioritas0
- Wabup Nasir Tinjau Kerusakan Talut Penahan SDS Katolik Lamanunang, Tindak Cepat Tangani Dampak Cuaca Ekstrem0
- Dapur MBG SPPG 03 Lembata Resmi Beroperasi, Wakil Bupati Lembata Tekankan Kualitas dan Pemberdayaan Ekonomi Lokal0
- Pemerintah Kabupaten Lembata Raih Peringkat 226 dengan Nilai 3,57, Terbaik di Provinsi NTT0
Ditanya terkait kunjungan kerja ke Lembata, Putra Ngada ini mengatakan, dirinya datang ke Lembata dalam upaya perkuat konsolidasi internal partai.
"Ada pembenahan dan penguatan, Kami ingin agar, kader PDIP juga melakukan advokasi kerakyatan, mitigasi, bencana dan meningkatkan kepedulian kepada ekologis merawat bumi dengan begitu bumi juga akan menjaga kita", jelas sekretaris DPD PDIP NTT
Lali Wolo juga menegaskan PDI Perjuangan juga akan melakukan advokasi kesehatan pada ibu hamil dan anak dengan sasaran meminimalisir angka stunting di Lembata.
"Bulan februari mendatang, setelah dilakukan penimbangan kami akan, turun lapangan membuat pilot projec pada desa-desa dengan angka stunting tertinggi untuk mendampingi dan memberi makanan tambahan agar anak bisa sehat seperti anak-anak yang lain" ujar Patris Lali Wolo.
Ditanya terkait penunjukan Viktor Mado Watun, anggota DPRD. Provinsi NTT sebagai ketua DPC, Lali Wolo mengatakan, penugasan seluruh kader partai di semua tingkatan itu hal biasa tidak ada tujuan dan maksud lain.
"Kami ingin lakukan penguatan, dan penyegaran terhadap semua pengurus partai" ujar Sek DPD PDI-P NTT.
Ia melanjutkan, NTT adalah basis PDI-P sehingga konsolidasi ini bertujuan PDI-P tetap ada di hati masyarakat dan 2029 mendatang PDI-P menang di NTT.
"Penunjukan pak Viktor tidak ada tendensi negative, kita hanya ingin menang di 2029, karena itu perlu penguatan dan penyegaran. Soal informasi adanya permintaan untuk audit itu hal biasa dalam tata kelola kepartaian. Kita ingin adanya transparansi dan keterbukaan dalam pengelolaan anggaran partai" jelas Lali Wolo
Sementara itu Viktor Mado Watun yang mendampingi sekretaris PDI-P di kantor DPC PDI-P Lembata mengatakan, PDI-P adalah partai besar pihaknya ingin agar kepengurusan disisi oleh kader yang memiliki militansi bekerja untuk partai.
"Kami di pileg lalu kehilangan satu kursi, karenanya kepengurusan hari ini bermaksud untuk merebut kembali kursi yang hilang. Saya ditugaskan agar ada yang luar biasa, kalau biasa-biasa saja itu biar pengurus di Lembata yang atur" ungkap Mado Watun.
Viktor menambahkan dirinya ditugaskan untuk membenahi kepengurusan DPC Lembata agar bisa rebut kembali kursi yang hilang termasuk target memimpin DPRD Lembata.
















