- Andika Terpilih Jadi Ketua PP IPMALUTIM, Usung Arah Baru Organisasi
- Pemkab Lembata Buka Peluang Besar Kerja Sama dengan Surabaya, Potensi Ikan hingga Porang Jadi Andalan
- Pansus DPRD Lembata Soroti Realisasi Pajak dan Belanja Pegawai, Sampaikan Rekomendasi Perbaikan Tata Kelola
- Wakil Bupati Lembata Resmi Buka Edukasi Gizi dan Pelatihan Kader Dapur Sehat Atasi Stunting Tahun 2026
- SLB Negeri Lewoleba Catat Sejarah, Gelar Ujian Sekolah Berbasis Android dan Laptop
- Langkah Suci Menuju Mekkah, Wakil Bupati Resmi Lepas Jamaah Haji Kabupaten Lembata
- Pemkab Lembata dan PDAM Gelar Rapat Rencana Kerja dan Anggran Perusahaan 2026, Targetkan Surplus dan Peningkatan Pelayanan kepada Masyarakat
- Wakil bupati Lembata Pastikan Pemerintah Hadir, Proses Autopsi Dikawal Demi Keadilan Publik
- Bupati Lembata Ikuti Rapat Persiapan Hari Lanjut Usia Nasional 2026 dan Pembangunan Sekolah Rakyat di NTT
- Bupati Lembata Lantik Penjabat Kepala Desa Antar Waktu Leuwayan, Tekankan Pelayanan dan Percepatan Pembangunan
Wabup Lembata Cek Kerusakan SDK 2 Lewotolok, Keselamatan Siswa Jadi Prioritas

LEMBATA, MDTV-NEWS.COM - Wakil Bupati Lembata, H. Muhamad Nasir, mengunjungi SDK 2 Lewotolok di Desa Lamawara, Kecamatan Ile Ape, untuk melihat langsung kondisi bangunan sekolah yang mengalami kerusakan akibat erupsi Gunung Ile Lewotolok, Kamis (15/1/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan bersama Ketua DPRD Kabupaten Lembata, Syafrudin Sira, Sekretaris Camat Ile Ape, serta unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Kepala SDK 2 Lewotolok, Agatha Boi Geroda, menjelaskan bahwa sekolah tersebut memiliki 79 siswa, 10 tenaga pendidik, dan 6 rombongan belajar. Bangunan sekolah yang berdiri sejak tahun 1965 itu telah beberapa kali mengalami perbaikan, terakhir pada tahun 2012 dan 2016.
Baca Lainnya :
- Wabup Nasir Tinjau Kerusakan Talut Penahan SDS Katolik Lamanunang, Tindak Cepat Tangani Dampak Cuaca Ekstrem0
- Dapur MBG SPPG 03 Lembata Resmi Beroperasi, Wakil Bupati Lembata Tekankan Kualitas dan Pemberdayaan Ekonomi Lokal0
- Pemerintah Kabupaten Lembata Raih Peringkat 226 dengan Nilai 3,57, Terbaik di Provinsi NTT0
- Bangun Bukit Ruminansia Terpadu, Bupati Lembata Perkuat Fondasi Peternakan Modern dan Ekonomi Rakyat0
- Wabup Lembata Tinjau Lokasi Pembangunan Rusun ASN di Kawasan Khonen0
Namun, saat ini terdapat kerusakan pada ruang perpustakaan, ruang guru, serta empat ruang kelas, yakni kelas 2, 4, 5, dan 6. Kerusakan yang paling menonjol berada pada bagian plafon dan atap yang bocor.
“Kerusakan ini terjadi sejak erupsi Gunung Ile Lewotolok pada Oktober 2017. Sampai sekarang, beberapa bagian belum tertangani secara menyeluruh,” ungkap Agatha.
Menanggapi kondisi tersebut, Wakil Bupati H. Muhamad Nasir memerintahkan agar segera dilakukan pendeteksian dini serta asesmen kerusakan untuk menghitung kebutuhan anggaran perbaikan.
“Langkah cepat harus dilakukan demi keamanan dan kenyamanan siswa serta para guru. Pengajuan dana melalui Belanja Tidak Terduga (BTT) ke BPBD akan segera diproses,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa sektor pendidikan menjadi prioritas utama pemerintah daerah, khususnya di wilayah yang terdampak bencana.
“Anak-anak harus belajar di lingkungan yang aman dan layak. Itu tanggung jawab kita bersama,” tutup Wabup Nasir. (Prokompimkablembata)
















