- Festival Lamaholot 2026 Berakhir Meriah, Bupati Tegaskan Pentingnya Melestarikan Warisan Budaya
- Tarian Tenun Ikat Lamatokan Hipnotis Pengunjung Festival Lamaholot 2026, Angkat Kisah Perjuangan Perempuan Penenun
- Meyelami kehidupan Budaya, Wisatawan Mancanegara Jelajahi Desa Wisata Lembata pada Hari Kedua Festival Internasional Lamaholot 2026
- Bupati dan Wabup Lembata Resmikan Oksigen Sentral RSUD Lewoleba, Tingkatkan Layanan Kesehatan
- Keunikan Sarung Adat Ile Ape Proses 3 Tahun Hargai Rp25 Juta, Memukau Pengunjung Festival Lamaholot
- Karnaval Budaya Meriahkan Pembukaan Festival Internasional Lamaholot 2026 di Lewoleba
- 14 Tahun Mengarungi Badai dan Bahagia, Kisah Inspiratif Keluarga Paulus Geradus Hurint dalam Membangun Rumah Tangga
- Di Tengah Tantangan Lembata, Bupati Kanisius Tuaq: Jangan Sampai Kita Mengalami Krisis Iman
- Pulang Membawa Cahaya Tanah Suci, Tiga Jamaah Haji Lembata Disambut Penuh Syukur dan Haru
- Bupati Lembata Sambut Kepulangan Jamaah Haji Lembata, Wujud Syukur atas Perjalanan Ibadah yang Penuh Berkah
Wabup Lembata Cek Kerusakan SDK 2 Lewotolok, Keselamatan Siswa Jadi Prioritas

LEMBATA, MDTV-NEWS.COM - Wakil Bupati Lembata, H. Muhamad Nasir, mengunjungi SDK 2 Lewotolok di Desa Lamawara, Kecamatan Ile Ape, untuk melihat langsung kondisi bangunan sekolah yang mengalami kerusakan akibat erupsi Gunung Ile Lewotolok, Kamis (15/1/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan bersama Ketua DPRD Kabupaten Lembata, Syafrudin Sira, Sekretaris Camat Ile Ape, serta unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Kepala SDK 2 Lewotolok, Agatha Boi Geroda, menjelaskan bahwa sekolah tersebut memiliki 79 siswa, 10 tenaga pendidik, dan 6 rombongan belajar. Bangunan sekolah yang berdiri sejak tahun 1965 itu telah beberapa kali mengalami perbaikan, terakhir pada tahun 2012 dan 2016.
Baca Lainnya :
- Wabup Nasir Tinjau Kerusakan Talut Penahan SDS Katolik Lamanunang, Tindak Cepat Tangani Dampak Cuaca Ekstrem0
- Dapur MBG SPPG 03 Lembata Resmi Beroperasi, Wakil Bupati Lembata Tekankan Kualitas dan Pemberdayaan Ekonomi Lokal0
- Pemerintah Kabupaten Lembata Raih Peringkat 226 dengan Nilai 3,57, Terbaik di Provinsi NTT0
- Bangun Bukit Ruminansia Terpadu, Bupati Lembata Perkuat Fondasi Peternakan Modern dan Ekonomi Rakyat0
- Wabup Lembata Tinjau Lokasi Pembangunan Rusun ASN di Kawasan Khonen0
Namun, saat ini terdapat kerusakan pada ruang perpustakaan, ruang guru, serta empat ruang kelas, yakni kelas 2, 4, 5, dan 6. Kerusakan yang paling menonjol berada pada bagian plafon dan atap yang bocor.
“Kerusakan ini terjadi sejak erupsi Gunung Ile Lewotolok pada Oktober 2017. Sampai sekarang, beberapa bagian belum tertangani secara menyeluruh,” ungkap Agatha.
Menanggapi kondisi tersebut, Wakil Bupati H. Muhamad Nasir memerintahkan agar segera dilakukan pendeteksian dini serta asesmen kerusakan untuk menghitung kebutuhan anggaran perbaikan.
“Langkah cepat harus dilakukan demi keamanan dan kenyamanan siswa serta para guru. Pengajuan dana melalui Belanja Tidak Terduga (BTT) ke BPBD akan segera diproses,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa sektor pendidikan menjadi prioritas utama pemerintah daerah, khususnya di wilayah yang terdampak bencana.
“Anak-anak harus belajar di lingkungan yang aman dan layak. Itu tanggung jawab kita bersama,” tutup Wabup Nasir. (Prokompimkablembata)
















