- Diangkat dari Kisah Nyata Brigjen Pol Sumy Hastry, Film \"AUTOPSY: Dead Body Can Talk\" Siap Tayang September
- Ketua IWO Indonesia DPD Kota Bekasi, Nio Helen : Sambut Kapolres Metro Bekasi Kota yang Baru, Harapkan Sinergi dan Komunikasi Semakin Erat dengan Insan Pers
- Bupati Kanisius Tuaq: Pembangunan Harus Dibuktikan dengan Kerja Nyata, Bukan Sekadar Seremonial
- Bupati Lembata Lantik 13 Kepala Sekolah dan 42 Pejabat Fungsional
- Susana Prada menghadirkan pangan Lokal Jagung titi di Festival Lamaholot 2026
- Pemerintah Resmi Tetapkan 13 Juli sebagai Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa
- Bupati Lembata Lepas Peserta Karnaval Budaya Festival Lamaholot
- Koordinasi di Jakarta, BPP DOB Perkuat Arah Perjuangan Provinsi Luwu Raya
- PAD Tumbuh 16,33% Capai Rp17 Miliar, Kinerja RSUD, Bapenda dan BKAD Sangat Memuaskan
- Gemuruh Buri Buka Festival Lamaholot 2026, Lembata Gaungkan Persatuan untuk Indonesia dan Dunia
Pemkab Lembata Dorong Pengembangan Jambu Mente, Investor Lakukan Monitoring dan Survei Lapangan

LEWOLEBA, MDTV-NEWS.COM — Pemerintah Kabupaten Lembata melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan terus mendorong peningkatan produksi komoditas unggulan daerah dengan melaksanakan kegiatan pengembangan pohon induk jambu mente.
Program ini berlokasi di watanlolon, kawasan pengembangan pertanian di Kabupaten Lembata dan didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) II Tahun 2025. Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas tanaman jambu mente sekaligus menyediakan sumber benih unggul bagi para petani.
Dalam pelaksanaannya, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Lembata bertindak sebagai penanggung jawab kegiatan, dengan volume penanaman mencapai 200 pohon yang telah ditanam pada 17 Desember 2025. Sumber benih berasal dari PT Tigate Trees Waibao, Flores Timur, yang diharapkan mampu menjamin kualitas bibit yang dikembangkan.
Baca Lainnya :
- Pemerintah Kabupaten Lembata Serahkan Bantuan Langsung Kepada Warga Terdampak Gempa di Desa Babokerong0
- Pemerintah Kabupaten Lembata Sambut Tim Pemeriksaan BPK, Perkuat Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel0
- Desa Cantik 2026 Diluncurkan: IPM Meningkat, Kemiskinan Masih Tinggi, Bupati Lembata Tekankan Pentingnya Data Akurat0
- Pemda Kabupaten Lembata Gerak Cepat Tinjau Dampak Gempa, Tekankan Mitigasi dan Percepatan Penanganan0
- Pemkab Lembata Perkuat Infrastruktur Logistik, Dorong Optimalisasi Tol Laut dan Dukungan Sektor Perikanan0
Sebagai bagian dari penguatan program, Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, S.P., melakukan monitoring langsung terhadap demplot pengembangan jambu mente di wilayah Watanlolon. Kegiatan tersebut turut didampingi oleh perwakilan dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Perikanan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), bersama tim dari PT Tigate Trees Indonesia.
Kunjungan ini merupakan kunjungan kedua pihak perusahaan ke Kabupaten Lembata dan dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan tertinggi perusahaan. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kanisius Tuaq menyampaikan apresiasi atas kehadiran pihak investor serta menegaskan harapan besar masyarakat terhadap dampak positif dari kerja sama ini.
“Pemerintah daerah dan masyarakat Lembata menyambut baik kehadiran pihak perusahaan. Kami berharap langkah ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Hasil monitoring dan survei lapangan menunjukkan bahwa tanaman jambu mente yang ditanam sejak Desember 2025 mengalami pertumbuhan yang baik. Struktur tanah dinilai sangat mendukung, serta tidak ditemukan adanya serangan hama maupun penyakit. Tim teknis juga melakukan pemangkasan cabang air guna mengoptimalkan pertumbuhan tanaman.
Board of Directors PT Tigate Trees Indonesia, Isara Ai, menyampaikan ketertarikan pihaknya untuk mengeksplorasi lebih lanjut potensi yang dimiliki Kabupaten Lembata. Berdasarkan hasil tinjauan awal, perusahaan berencana menurunkan tim internal guna melakukan survei lanjutan secara lebih komprehensif.
“Data dan informasi yang akan kami kumpulkan nantinya akan menjadi dasar dalam pengambilan keputusan yang tepat dan terukur,” ungkapnya melalui penerjemah.
Ia menambahkan bahwa seluruh rencana tersebut akan dibahas secara menyeluruh dan mendalam pada tahap selanjutnya.
Pemerintah Kabupaten Lembata berharap, melalui program pengembangan jambu mente dan potensi kerja sama dengan investor, sektor perkebunan dapat semakin berkembang serta memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, langkah ini juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam memperkuat ketahanan pangan dan mendorong kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal. (ProkomPimpPemKabLembata)
















