- Festival Lamaholot 2026 Berakhir Meriah, Bupati Tegaskan Pentingnya Melestarikan Warisan Budaya
- Tarian Tenun Ikat Lamatokan Hipnotis Pengunjung Festival Lamaholot 2026, Angkat Kisah Perjuangan Perempuan Penenun
- Meyelami kehidupan Budaya, Wisatawan Mancanegara Jelajahi Desa Wisata Lembata pada Hari Kedua Festival Internasional Lamaholot 2026
- Bupati dan Wabup Lembata Resmikan Oksigen Sentral RSUD Lewoleba, Tingkatkan Layanan Kesehatan
- Keunikan Sarung Adat Ile Ape Proses 3 Tahun Hargai Rp25 Juta, Memukau Pengunjung Festival Lamaholot
- Karnaval Budaya Meriahkan Pembukaan Festival Internasional Lamaholot 2026 di Lewoleba
- 14 Tahun Mengarungi Badai dan Bahagia, Kisah Inspiratif Keluarga Paulus Geradus Hurint dalam Membangun Rumah Tangga
- Di Tengah Tantangan Lembata, Bupati Kanisius Tuaq: Jangan Sampai Kita Mengalami Krisis Iman
- Pulang Membawa Cahaya Tanah Suci, Tiga Jamaah Haji Lembata Disambut Penuh Syukur dan Haru
- Bupati Lembata Sambut Kepulangan Jamaah Haji Lembata, Wujud Syukur atas Perjalanan Ibadah yang Penuh Berkah
Festival Lamaholot 2026 Berakhir Meriah, Bupati Tegaskan Pentingnya Melestarikan Warisan Budaya
Bupati Lembata berharap melalui Festival Lamaholot ini, kita memperoleh spirit untuk terus menggali dan mempertahankan nilai-nilai luhur budaya kita

LEMBATA,MDTV-NEWS.com – Acara penutupan Festival Lamaholot 2026 di Pantai Wulen Luo kecamatan Nubatukan kabupaten Lembata, Sabtu (4/7/2026) diisi dengan ragam atraksi dan tarian serta hiburan dan undian berhadiah.
Bupati Lembata Petrus Kanisius Tuaq dalam sambutannya yang dibacakan Kepala Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Kabupaten Lembata, Yakobus Andreas Wuwur menegaskan bahwa Festival Lamaholot yang di selenggarakan ini, selain mempertegas kepribadian dan jati diri kita sebagai orang Lamaholot, tetapi juga dimaksudkan untuk menggali dan mengembangkan potensi produk seni, budaya dan kearifan-kearifan lokal.
"Saya memberikan apresiasi dan juga ucapan terimakasih kepada Panitia, seluruh peserta Festival dan semua pihak yang telah memberikan dukungan penuh, sehingga Kegiatan Festival Lamaholot Tahun 2026 ini dapat berjalan dengan lancar", kata Bupati Lembata dalam sambutannya.
Baca Lainnya :
- Tarian Tenun Ikat Lamatokan Hipnotis Pengunjung Festival Lamaholot 2026, Angkat Kisah Perjuangan Perempuan Penenun0
- Meyelami kehidupan Budaya, Wisatawan Mancanegara Jelajahi Desa Wisata Lembata pada Hari Kedua Festival Internasional Lamaholot 20260
- Bupati dan Wabup Lembata Resmikan Oksigen Sentral RSUD Lewoleba, Tingkatkan Layanan Kesehatan0
- Keunikan Sarung Adat Ile Ape Proses 3 Tahun Hargai Rp25 Juta, Memukau Pengunjung Festival Lamaholot0
- Karnaval Budaya Meriahkan Pembukaan Festival Internasional Lamaholot 2026 di Lewoleba0
Bupati Lembata berharap melalui Festival Lamaholot ini, kita memperoleh spirit untuk terus menggali dan mempertahankan nilai-nilai luhur budaya kita agar tidak tergerus oleh , kemajuan jaman.
Menurutnya Festival ini bukan sekadar berkumpul, melainkan momentum untuk kembali menyatu dalam akar sejarah dan jati diri kita.
"Melalui Festival Lamaholot, kita meneguhkan kembali nilai-nilai luhur budaya dan tradisi, di antaranya persaudaraan, kekerabatan dan bahu membahu dalam membangun daerah dan bangsa", tandasnya.
Ditegaskan, festival Lamaholot ini hadir bukan hanya sebagai panggung hiburan, tetapi sebagai wadah pemersatu dan penggerak roda ekonomi.
"Kita ingin membangun daerah yang maju secara ekonomi, namun tetap berakal budi", kata Bupati Kanis Tuaq.
Ia mengajak semua agar berjalan bersama menguatkan karakteristik adat, budaya dan kearifan-kearifan lokal kita agar tetap hidup dan lestari.
"Kepada generasi muda, saya minta agar terus menggali, mencintai dan melestarikan warisan adat, seni, budaya dan kearifan-kearifan lokal kita. Adat, seni, budaya dan kearifan-kearifan lokal ini adalah akar dari peradaban kita. Apabila kita kehilangan akar ini, maka kita tidak akan memiliki jalan yang bagus menuju masa depan", pintanya.***















