- Diangkat dari Kisah Nyata Brigjen Pol Sumy Hastry, Film \"AUTOPSY: Dead Body Can Talk\" Siap Tayang September
- Ketua IWO Indonesia DPD Kota Bekasi, Nio Helen : Sambut Kapolres Metro Bekasi Kota yang Baru, Harapkan Sinergi dan Komunikasi Semakin Erat dengan Insan Pers
- Bupati Kanisius Tuaq: Pembangunan Harus Dibuktikan dengan Kerja Nyata, Bukan Sekadar Seremonial
- Bupati Lembata Lantik 13 Kepala Sekolah dan 42 Pejabat Fungsional
- Susana Prada menghadirkan pangan Lokal Jagung titi di Festival Lamaholot 2026
- Pemerintah Resmi Tetapkan 13 Juli sebagai Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa
- Bupati Lembata Lepas Peserta Karnaval Budaya Festival Lamaholot
- Koordinasi di Jakarta, BPP DOB Perkuat Arah Perjuangan Provinsi Luwu Raya
- PAD Tumbuh 16,33% Capai Rp17 Miliar, Kinerja RSUD, Bapenda dan BKAD Sangat Memuaskan
- Gemuruh Buri Buka Festival Lamaholot 2026, Lembata Gaungkan Persatuan untuk Indonesia dan Dunia
Warga Pasar Hadakewa Bersyukur: Bupati Lembata Hadir, Keluhan Kesehatan dan Ekonomi Didengar Langsung

LEMBATA, MDTV-NEWS.Com — Di tengah hiruk-pikuk Pasar Hadakewa, Sabtu pagi (18/4/2026), terdengar sapaan hangat Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, kepada para pedagang dan pengunjung.
Ia tak sekadar hadir untuk membuka acara Temu Alumni mahasiswa STIPAS Keuskupan Agung Kupang, tapi juga untuk menyerap langsung keluhan warga tentang kesehatan dan ekonomi.
Di lapak-lapak kecil yang menjual sayur, ikan, dan kebutuhan sehari-hari, Bupati menyalami pedagang satu per satu, menanyakan kabar usaha mereka, sekaligus memberikan edukasi singkat tentang jual beli yang sehat dan tertib.
Baca Lainnya :
- Warga Lamaau Kesulitan Air Bersih, Pemda Lembata dan PT Cendana Indopearls Distribusi 15.000 Liter Air0
- Forum Warga Cinta Ina Kar ancam Duduki Kantor Desa Atakore,Kades Harus Transparan0
- Skema Baru Selamatkan Petani Lembata: Jagung Tongkol Dibeli, Harga Dijamin, Pembayaran Tunai0
- Pemkab Lembata Dorong Pengembangan Jambu Mente, Investor Lakukan Monitoring dan Survei Lapangan0
- Pemerintah Kabupaten Lembata Serahkan Bantuan Langsung Kepada Warga Terdampak Gempa di Desa Babokerong0
Beberapa pedagang, yang biasanya hanya bertemu aparat pemerintah melalui surat atau laporan formal, tampak tersenyum lega.
“Kehadiran Bapa Bupati membuat kami merasa didengar, bukan sekadar formalitas,” kata seorang pedagang sayur berusia 42 tahun.
Lanjut pedagang yang lain,“Kami bisa langsung bertanya soal program jagung pemerintah dan tips menjaga kesehatan.”
Tak jauh dari lapak, warga yang mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis yang digelar Puskesmas Hadakewa juga mendapat perhatian langsung.
Bupati berdialog, menanyakan gejala yang dialami warga, dan memberi arahan tentang langkah-langkah pencegahan sederhana.
Program pemeriksaan kesehatan gratis ini mendapat sambutan positif. Warga menyebut layanan seperti ini sangat membantu untuk deteksi dini berbagai kondisi kesehatan, terutama bagi mereka yang jarang mengakses fasilitas medis.
Selain kesehatan, Bupati Kanis Tuaq menekankan pentingnya pemberdayaan ekonomi lokal. Ia menyampaikan informasi tentang skema pembelian jagung, yang bertujuan mendukung kesejahteraan petani dan pelaku usaha di wilayah itu.
“Pemerintah hadir untuk memastikan pelayanan menyentuh kebutuhan masyarakat, baik dari sisi kesehatan maupun ekonomi,” ujar Bupati, menegaskan komitmen nyata pemerintah terhadap warga.
Kegiatan ini, menurut pengamat lokal, menunjukkan bahwa interaksi langsung pejabat dengan masyarakat bisa membangun kepercayaan, sekaligus menjadi sarana untuk menilai efektivitas program pemerintah.
Di Pasar Hadakewa, janji-janji pemerintah bukan hanya terdengar di meja rapat, tetapi juga terasa nyata bagi mereka yang sehari-hari menggantungkan hidup pada lapak dan jagung yang mereka tanam. (Prokompimkablembata)
















