- Koordinasi di Jakarta, BPP DOB Perkuat Arah Perjuangan Provinsi Luwu Raya
- PAD Tumbuh 16,33% Capai Rp17 Miliar, Kinerja RSUD, Bapenda dan BKAD Sangat Memuaskan
- Gemuruh Buri Buka Festival Lamaholot 2026, Lembata Gaungkan Persatuan untuk Indonesia dan Dunia
- Hari Ketiga Festival Internasional Lamaholot 2026, Tradisi Lamaholot dan Kreativitas Lokal Memikat Wisatawan
- Wisatawan Jelajahi Dua Desa Adat Atadei pada Hari Kedua Festival Lamaholot 2026
- Talk Show Festival Lamaholot: Digitalisasi Jadi Kunci Pelestarian Budaya, Bukan Ancaman
- Festival Lamaholot 2026 Berakhir Meriah, Bupati Tegaskan Pentingnya Melestarikan Warisan Budaya
- Tarian Tenun Ikat Lamatokan Hipnotis Pengunjung Festival Lamaholot 2026, Angkat Kisah Perjuangan Perempuan Penenun
- Meyelami kehidupan Budaya, Wisatawan Mancanegara Jelajahi Desa Wisata Lembata pada Hari Kedua Festival Internasional Lamaholot 2026
- Bupati dan Wabup Lembata Resmikan Oksigen Sentral RSUD Lewoleba, Tingkatkan Layanan Kesehatan
Bupati dan Wakil Bupati Lembata Serahkan Bantuan Seragam Sekolah, Ziarah ke Makam Tokoh Pendidik, dan Tinjau Layanan Kesehatan Gratis di Buyasuri

LEMBATA, MDTV-NEWS.Com — Setelah memimpin apel peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ke-67 tingkat Kabupaten Lembata yang digelar di Lapangan Bola Desa Roho Kecamatan Buyasuri, Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq bersama Wakil Bupati, H. Muhammad Nasir menyerahkan bantuan seragam sekolah secara simbolis kepada para penerima bantuan.
Penyerahan bantuan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian Pemerintah Kabupaten Lembata terhadap masa depan pendidikan anak-anak daerah. Program bantuan seragam sekolah ini bertujuan meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu, sekaligus memastikan setiap anak dapat bersekolah dengan layak dan penuh percaya diri.
Bupati Lembata menegaskan bahwa pendidikan merupakan jalan utama untuk memutus rantai kemiskinan. Karena itu, pemerintah daerah terus menghadirkan kebijakan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, agar tidak ada anak Lembata yang tertinggal hanya karena keterbatasan ekonomi.
Baca Lainnya :
- PLTMG 40 MW Wairita Salurkan Bantuan Sarpras Pengolahan Madu untuk KPS Gita Nian Luah di Kabupaten Sikka0
- May Day di Lembata: SBSI Pilih Aksi Sosial dan Penanaman Pohon, Suarakan 15 Tuntutan0
- Birokrasi Diutak-atik, Tiga Perda Lembata Fokus pada Kinerja dan Perlindungan Sosial0
- May Day di Lembata: Saat Buruh Pelabuhan Memilih \'Taan Tou\' Ketimbang Demonstrasi0
- Manis Semangka di Demplot Pemantik, Diprediksi Cuan Rp47 Juta, Perkuat Rantai Pasok Program MBG0
Usai penyerahan bantuan, Bupati dan Wakil Bupati melanjutkan kegiatan dengan mengunjungi tiga makam tokoh pendidik di Desa Roho. Dalam suasana khidmat, keduanya menaburkan bunga sebagai bentuk penghormatan dan mengenang jasa para pendidik yang telah mengabdikan hidup demi mencerdaskan generasi Lembata.
Kegiatan tersebut menjadi pesan mendalam bahwa kemajuan daerah hari ini tidak lepas dari perjuangan para guru dan tokoh pendidikan di masa lalu. Penghormatan kepada mereka adalah penghormatan kepada ilmu pengetahuan dan masa depan anak bangsa.
Tidak hanya itu, Bupati dan Wakil Bupati juga meninjau Posko Cek Kesehatan Gratis yang dilaksanakan oleh Puskesmas Bean. Bahkan, keduanya turut mengikuti pemeriksaan kesehatan sebagai bentuk dukungan terhadap pentingnya budaya hidup sehat di tengah masyarakat.
Kehadiran pemimpin daerah di tengah masyarakat, baik dalam bidang pendidikan maupun kesehatan, menjadi bukti bahwa pelayanan publik harus hadir secara nyata, dekat, dan dirasakan langsung oleh rakyat.
Momentum ini sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Lembata untuk terus membangun sumber daya manusia yang cerdas, sehat, dan berdaya saing. Sebab masa depan Lembata tidak hanya dibangun dengan infrastruktur, tetapi juga dengan kepedulian, pendidikan, dan kesehatan masyarakatnya. (ProKompimPemKabLembata)
















