- Festival Lamaholot 2026 Berakhir Meriah, Bupati Tegaskan Pentingnya Melestarikan Warisan Budaya
- Tarian Tenun Ikat Lamatokan Hipnotis Pengunjung Festival Lamaholot 2026, Angkat Kisah Perjuangan Perempuan Penenun
- Meyelami kehidupan Budaya, Wisatawan Mancanegara Jelajahi Desa Wisata Lembata pada Hari Kedua Festival Internasional Lamaholot 2026
- Bupati dan Wabup Lembata Resmikan Oksigen Sentral RSUD Lewoleba, Tingkatkan Layanan Kesehatan
- Keunikan Sarung Adat Ile Ape Proses 3 Tahun Hargai Rp25 Juta, Memukau Pengunjung Festival Lamaholot
- Karnaval Budaya Meriahkan Pembukaan Festival Internasional Lamaholot 2026 di Lewoleba
- 14 Tahun Mengarungi Badai dan Bahagia, Kisah Inspiratif Keluarga Paulus Geradus Hurint dalam Membangun Rumah Tangga
- Di Tengah Tantangan Lembata, Bupati Kanisius Tuaq: Jangan Sampai Kita Mengalami Krisis Iman
- Pulang Membawa Cahaya Tanah Suci, Tiga Jamaah Haji Lembata Disambut Penuh Syukur dan Haru
- Bupati Lembata Sambut Kepulangan Jamaah Haji Lembata, Wujud Syukur atas Perjalanan Ibadah yang Penuh Berkah
Bupati Lembata Dampingi Tim BNPB Verifikasi Titik Pembangunan Sumur Bor, Dukung Penuh Solusi Air Bersih di Buyasuri
Fasilitas ini diharapkan mampu menjawab persoalan krisis air yang selama ini dialami masyarakat desa, yang bahkan harus membeli air untuk kebutuhan sehari-hari.

MDTV-NEWS.com, BUYASURI, 26 November 2025 — Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, S.P, bersama tim dari BNPB Pusat, didampingi BPBD dan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Lembata, melakukan verifikasi lapangan terkait rencana pembangunan sumur bor bantuan BNPB di Desa Kaohua dan Desa Tubungwalang, Kecamatan Buyasuri.
Pembangunan sumur bor tersebut direncanakan memiliki kedalaman 70 hingga 140 meter, dengan debit air mencapai 1,2 liter per detik. Fasilitas ini diharapkan mampu menjawab persoalan krisis air yang selama ini dialami masyarakat desa, yang bahkan harus membeli air untuk kebutuhan sehari-hari.
Dalam arahannya, Bupati Tuaq menegaskan pentingnya dukungan penuh dari masyarakat dan pemerintah desa demi kelancaran pekerjaan di lapangan.
Baca Lainnya :
- PAD Lembata Capai 80,42 Persen, Pemkab Siapkan Kuari dan Sistem Parkir Barkot untuk Dongkrak Pendapatan0
- Wabup Nasir Tinjau Verifikasi Lapangan Dukungan Sumur Bor BNPB di Podu dan Tagawiti0
- Pemkab Lembata Gelar Apel Hari Guru Nasional 2025 dan HUT ke-80 PGRI, Bupati Tuaq: Guru adalah Penjaga Masa Depan Bangsa0
- Pemkab Lembata Dorong Penguatan SDM Layanan Perlindungan, Tekan Lonjakan Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak0
- Tongkat Gembala Berganti, Pemkab Lembata Apresiasi Mgr. Kopong Kung dan Sambut Harapan Baru Uskup Monteiro0
“Masyarakat semua di sini, Pak Kades, Pak Pejabat Desa, Pak Kapolsek kita dukung penuh ketika pekerjaan ini berjalan. Misalnya soal pembebasan lahan, masyarakat desa harus dukung. Sudah ada sertifikatnya, siapa yang hibah, semua harus dilalui,” tegas Bupati.
“Dalam pekerjaan, kalau ada hambatan-hambatan, kita tidak boleh tunggu dari BNPB saja. Kampung ini juga harus ambil langkah. Ini mohon dukungan kita semua, baik di tingkat Desa, Kecamatan, bahkan kami di Kabupaten,” lanjutnya.
Selain dukungan teknis dan sosial, Bupati menekankan pentingnya kelengkapan administrasi untuk memperlancar proses pembangunan.
“Terkait administrasi dukungan, surat-surat komunikasinya tidak boleh putus. Jika ada data atau dokumen yang kurang, baik di Kabupaten, Kecamatan, atau Desa, harus segera dilengkapi,” ujarnya.
Dengan pembangunan sumur bor ini, pemerintah berharap manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh seluruh masyarakat di Desa Kaohua dan Desa Tubungwalang, terutama dalam memenuhi kebutuhan air bersih secara berkelanjutan.
Pemerintah Kabupaten Lembata bersama BNPB menyatakan komitmen untuk memastikan proyek ini berjalan tepat waktu, tepat sasaran, dan memberikan asas manfaat sebesar-besarnya bagi warga Buyasuri.(ProkompimPemKabLembata)
















